UEFA Perang Terbuka dengan FIFA, Argentina Tegaskan Dukung Infantino

Gianni Infantino
Gianni Infantino  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifa 
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Ketika posisi Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA mulai mendapat tekanan dari sejumlah pihak, dukungan penting justru datang dari Amerika Selatan.

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Infantino dan meminta agar FIFA tetap melanjutkan perjalanan di bawah kepemimpinannya.

Dukungan tersebut disampaikan melalui surat terbuka yang dipublikasikan di situs resmi AFA.

Baca Juga:Lazio Fokus Buru Franjo Ivanovic, Impian Gattuso Rekrut Striker AC Milan PudarPagari Pio Esposito dari Godaan Arsenal dan Manchester United, Inter Pasang Tarif Rp1,7 Triliun

Dalam surat itu, federasi sepak bola Argentina memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Infantino selama hampir satu dekade terakhir.

AFA menyebut pemerintahan Infantino telah berjalan berdasarkan model tata kelola yang “jelas, stabil, dan transparan”.

Pernyataan tersebut menjadi dukungan politik yang cukup penting bagi Infantino, terutama setelah hubungannya dengan UEFA semakin memburuk.

” AFA menyatakan dukungan terhadap pengelolaan yang telah dilakukan selama 10 tahun terakhir, berdasarkan model tata kelola yang jelas, stabil, dan transparan,” demikian isi surat tersebut.

Sikap Argentina menjadi semakin menarik karena muncul di tengah kontroversi besar mengenai rencana FIFA membuka sebagian kepemilikan hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Terkait proyek FIFA Forward Enterprise (FFE), yang sebelumnya membuka kemungkinan keterlibatan investor swasta dalam sejumlah aktivitas komersial dan kompetisi FIFA, AFA tidak menutup mata terhadap kontroversi yang muncul.

Namun, federasi Argentina memberikan apresiasi terhadap keputusan FIFA untuk menghentikan proyek tersebut.

Baca Juga:Bremer Bantah Ingin Tinggalkan Juventus: Tak Akan Pernah Kabur saat Klub Sedang Sulit Pippo Inzaghi Berharap Ramos Akhiri Kutukan Nomor 9 di AC Milan: Saatnya Pecahkan Mitos 

Menurut AFA, keputusan menarik kembali rencana itu menunjukkan bahwa FIFA menyadari adanya kesalahan dalam proses sebelumnya.

AFA menyebut proyek tersebut telah menciptakan “lebih banyak ketidakpastian daripada kepastian”. Karena itu, keputusan untuk menghentikannya dianggap sebagai langkah yang tepat.

“FIFA menyadari kesalahan yang terjadi dalam proses tersebut,” tulis AFA.

Pernyataan ini berbeda dengan sikap UEFA yang justru menilai penghentian proyek FIFA Forward Enterprise belum cukup untuk mengembalikan kepercayaan.

UEFA sebelumnya menegaskan bahwa mereka telah “kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino”.

Konfederasi Eropa itu juga meminta jaminan agar kebijakan serupa tidak kembali diajukan FIFA di kemudian hari.

Konflik antara FIFA dan UEFA menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Infantino menjelang Kongres FIFA 2027.

0 Komentar