Universitas Mayasari Bakti Cetak Lulusan Profesional yang Adaptif, Yudisium untuk Program Sarjana dan Terapan

yudisium Universitas Mayasari Bakti
Yudisium Sarjana dan Sarjana Terapan Fakultas Teknik dan Fakultas Vokasi Universitas Mayasari Bakti, Jumat (18/9/2025). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Gelar akademik bukan lagi garis finis. Setelah melewati bangku kuliah, 110 lulusan Universitas Mayasari Bakti kini dihadapkan pada tantangan yang lebih nyata: membuktikan kompetensi, karakter dan kemampuan beradaptasi di tengah dunia profesional yang terus berubah.

Pesan tersebut mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Lulusan Program Sarjana (S-1) dan Sarjana Terapan (S-1 Terapan) Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Mayasari Bakti, Jumat (18/9/2026).

Sebanyak 110 mahasiswa dari sembilan program studi dinyatakan lulus dalam yudisium yang digelar di Lobby Utama Kampus Universitas Mayasari Bakti, Tasikmalaya.

Baca Juga:Setahun Kinerja Kepengurusan Dievaluasi, PKS Kota Tasikmalaya Terus Fokus Perkuat Gerakan di MasyarakatSTT Soroti Potongan Maxim hingga 13 Persen, Program Turbo Disebut Bikin Driver Makin Terjepit

Wakil Rektor I Universitas Mayasari Bakti, Dewanto Rosian Adhy, S.T., M.T., mengatakan, kelulusan bukanlah akhir dari proses pendidikan. Justru setelah menyandang gelar akademik, para lulusan dituntut mampu membawa ilmu yang diperoleh ke tengah masyarakat dan dunia kerja.

“Gelar akademik yang hari ini melekat pada nama Saudara adalah bukti kompetensi, kerja keras, dan tanggung jawab moral. Dunia luar bergerak sangat dinamis, namun kami percaya bekal keilmuan, karakter, dan etika yang ditanamkan di kampus ini akan mampu membawa Saudara menjadi agen perubahan yang adaptif dan solutif,” ujarnya.

Menurut dia, kemampuan beradaptasi menjadi bekal penting bagi lulusan ketika memasuki lingkungan profesional. Sebab, perubahan kebutuhan industri dan masyarakat menuntut lulusan tidak hanya mengandalkan ijazah.

Dewanto juga mengajak para lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater melalui ikatan alumni. Kolaborasi antara kampus dan alumni dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun reputasi serta jejaring yang saling menguatkan.

“Kampus berkembang semakin maju, maka alumni pun akan ikut maju. Begitu pula alumni sukses di masyarakat maka nama kampus pun akan ikut terbawa. Sehingga mari kita bersama-sama terus berkolaborasi meskipun sudah menjadi alumni,” katanya.

Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan Alumni dan Kerja Sama (AKAK) Universitas Mayasari Bakti, Syamsu Nurkarim, S.Kom., M.M., menjelaskan, yudisium merupakan bagian dari rangkaian akhir proses akademik mahasiswa sebelum memasuki tahapan wisuda.

Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Teknik telah menyelesaikan sidang skripsi, sedangkan mahasiswa Fakultas Vokasi menyelesaikan sidang tugas akhir.

0 Komentar