Kekeringan Melanda 32 Desa di Pangandaran, Sudah 1,69 Juta Liter Air Bersih Disalurkan

Bantuan Air bersih, Tagana Pangandaran
Tagana Kabupaten Pangandaran saat menyalurkan air bersih, belum lama ini
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Dampak kekeringan akibat kemarau panjang di wilayah Kabupaten Pangandaran, terus meluas, akibat hujan yang tidak kunjung turun. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran , sebanyak 9 kecamatan dan 32 desa terdampak bencana kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Dodo Kusnadi mengatakan untuk penyaluran air bersih secara intensif. Hingga kini, total air bersih yang didistribusikan mencapai 1,69 juta liter atau sekitar 1.690 meter kubik.

Distribusi dilakukan oleh sejumlah unsur. Mulai dari BPBD Pangandaran menyalurkan 715.000 liter, Tagana menyalurkan 855.000 liter. Selain itu, pihak BBWS Citanduy juga turut mendistribusikan sebanyak 120.000 liter air bersih.

Baca Juga:Misi Rahasia Ketua Gekrafs!Golkar Kota Tasikmalaya: Iwan Mundur, Nurul Menguat!

Secara keseluruhan, penanganan kekeringan tersebut tercatat sudah dilakukan melalui 159 penyaluran air bersih. Sebanyak 7.053 kepala keluarga dengan total 20.998 jiwa terdampak dan terlayani.

“Sembilan dari sepuluh kecamatan yang masuk dalam penanganan meliputi Cimerak, Cijulang, Parigi, Cigugur, Sidamulih, Pangandaran, Kalipucang, Padaherang, dan Mangunjaya,” katanya kepada Radar Minggu (20/9/2026).

Dalam rincian distribusi yang tercantum pada infografis, Kalipucang mendapat alokasi terbesar, yakni 175.000 liter, Cijulang 140.000 liter, Cigugur 105.000 liter.

Kemudian Pangandaran 85.000 liter, Parigi 55.000 liter, Cimerak dan Sidamulih masing-masing 50.000 liter, Padaherang 40.000 liter, serta Mangunjaya 5.000 liter

Kebutuhan air bersih akibat kekeringan tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah, tapi sudah mencakup wilayah pesisir hingga bagian lain Kabupaten Pangandaran.

Pendistribusian air bersih dilakukan berdasarkan laporan dari pemerintah desa serta hasil asesmen tim di lapangan. Sehingga bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang sangat membutuhkan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijaksana, menghemat pemakaian air bersih,” ucapnya.(Deni Nurdiansah)

Istimewa

BANTUAN.

0 Komentar