UEFA Perang Terbuka dengan FIFA, Argentina Tegaskan Dukung Infantino

Gianni Infantino
Gianni Infantino  Foto: Tangkapan layar Instagram@fifa 
0 Komentar

UEFA bahkan mengancam kemungkinan tidak berpartisipasi dalam sejumlah kompetisi yang diselenggarakan FIFA apabila persoalan tata kelola tidak diselesaikan.

Klaim Infantino bahwa dirinya memperoleh dukungan dari sejumlah elemen dalam pertemuan FIFA di Rabat juga tidak banyak mengubah sikap UEFA.

Konfederasi sepak bola Eropa itu menegaskan bahwa dukungan dari sejumlah pejabat yang berada di bawah struktur FIFA tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan.

Baca Juga:Lazio Fokus Buru Franjo Ivanovic, Impian Gattuso Rekrut Striker AC Milan PudarPagari Pio Esposito dari Godaan Arsenal dan Manchester United, Inter Pasang Tarif Rp1,7 Triliun

Di sisi lain, CONMEBOL juga telah menyuarakan kekhawatiran mengenai apa yang mereka anggap sebagai sejumlah tindakan sepihak FIFA.

Konfederasi Amerika Selatan meminta agar prosedur demokratis dan mekanisme kelembagaan tetap dihormati.

Namun, dukungan Argentina memperlihatkan bahwa posisi CONMEBOL tidak serta-merta berarti seluruh negara Amerika Selatan menentang Infantino.

Dalam surat terbukanya, AFA justru meminta agar Infantino tetap memimpin FIFA setelah Kongres FIFA berikutnya.

Federasi yang menaungi tim nasional Argentina itu menilai kepemimpinan Infantino telah membawa perubahan mendalam dalam organisasi sepak bola dunia.

“Anda memimpin sebuah manajemen yang telah membawa transformasi mendalam, membuka pintu bagi seluruh federasi dan konfederasi yang berafiliasi,” tulis AFA.

Karena Kongres FIFA berikutnya semakin dekat, Argentina menilai arah yang harus ditempuh adalah melanjutkan pekerjaan di bawah kepemimpinan Infantino.

Baca Juga:Bremer Bantah Ingin Tinggalkan Juventus: Tak Akan Pernah Kabur saat Klub Sedang Sulit Pippo Inzaghi Berharap Ramos Akhiri Kutukan Nomor 9 di AC Milan: Saatnya Pecahkan Mitos 

AFA bahkan menegaskan keinginannya agar FIFA terus membangun sepak bola yang lebih baik dan lebih inklusif.

“Dengan semakin dekatnya Kongres FIFA berikutnya, AFA menegaskan kembali bahwa jalan yang harus ditempuh adalah terus bekerja di bawah kepemimpinan Anda untuk mengembangkan sepak bola yang lebih baik dan semakin inklusif,” demikian bunyi bagian akhir surat tersebut.

Dukungan Argentina menjadi modal penting bagi Infantino di tengah meningkatnya tekanan politik.

Terlebih lagi, sebelumnya muncul kritik keras dari FIFPro yang menyebut polemik FIFA Forward Enterprise sebagai bentuk “penyalahgunaan kekuasaan presiden”.

Serikat pemain dunia tersebut mendesak reformasi struktural FIFA, peningkatan keterlibatan para pemangku kepentingan sepak bola profesional, serta pemberian hak suara yang lebih besar dalam Dewan FIFA.

Situasi semakin kompleks setelah muncul laporan mengenai rencana lama pembentukan FIFA Super League yang disebut-sebut pernah dibahas sejak 2020.

0 Komentar