Evaluasi dilakukan melalui post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman serta penilaian terhadap hasil pelatihan. Hasil evaluasi menjadi dasar penyempurnaan program dan pengembangan modul pada pelaksanaan berikutnya.
Kepala Sekolah SMP Plus Gunung Jembar Kota Tasikmalaya Nopa Saepina Sholehah SPd menyampaikan dalam sambutannya di era yang serba cepat ini, pemahaman tentang ekonomi digital bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kecakapan hidup (life skill) yang sangat krusial bagi generasi muda.
“Dengan adanya kegiatan ini, memberikan warna dan wawasan baru bagi para siswa siswi SMP Plus Gunung Jembar, membantu mereka memahami cara memanfaatkan teknologi secara bijak, produktif, dan aman secara finansial,” katanya.
Baca Juga:Defisit APBD Kota Tasikmalaya Membengkak Jadi Rp89,35 MiliarKUA–PPAS 2027 dan Ujian Keberpihakan Anggaran: Apakah Pagu OPD Sudah Mengikuti Prioritas?
Oleh karenanya, ia pun mengapresiasi luar biasa untuk tim dosen dari Universitas Siliwangi atas kegiatan edukasi dan pelatihan yang interaktif di SMP Plus Gunung Jembar. Sehingga dapat menjadi bekal yang sangat berharga agar anak-anak mampu menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan bijak bertransaksi secara syariah di era digital.
“Kami berharap kolaborasi dan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang. Semoga ilmu yang dibagikan menjadi amal jariyah dan membawa manfaat,” ujarnya. (Fitriah Widayanti)
