Viman mengatakan Dadaha bukan hanya menjadi pusat olahraga, tetapi juga pusat wisata dan aktivitas ekonomi.
Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), dinas hingga UPTD diminta memastikan kondisi kawasan tetap bersih, aman, nyaman, dan tertib.
“Karena Dadaha ini setiap Sabtu dan Minggu ramai pengunjung. Ini pusat olahraga, pusat ekonomi, sekaligus pusat wisata. Jadi semua OPD, dinas, dan UPTD harus mengecek kesiapan menghadapi akhir pekan,” tuturnya usai apel kesiapsiagaan di kawasan Dadaha, Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga:Viman Benahi Dadaha Tasikmalaya Jelang 17 Agustus! Jogging Track Ditertibkan, Penerangan DitambahMojang Jajaka Kabupaten Tasikmalaya Dorong Budaya Daur Ulang Sampah, Edukasi Siswa Dimulai dari Sekolah
Menurut Viman, kondisi bekas SPA kini sudah jauh lebih baik. Area tersebut telah bersih dan tidak lagi menimbulkan bau menyengat.
Bahkan, Pemkot telah menyiapkan konsep pemanfaatan baru agar lokasi tersebut berubah menjadi ruang publik yang produktif.
Ke depan, kawasan bekas depo sampah itu dirancang menjadi area berkumpul bagi masyarakat setelah berolahraga. Disiapkan ruang duduk, tempat menikmati kopi hingga ruang interaksi yang dapat menggerakkan ekonomi warga.
Konsep tersebut dipadukan dengan optimalisasi kolam retensi sehingga menghadirkan suasana layaknya danau mini.
“Setelah olahraga ada tempat duduk, bisa ngopi, ngobrol. Intinya kawasan ini dibuat nyaman, seperti danau mini,” tambah Viman.
Sejalan dengan itu, Viman meminta seluruh lampu di lingkar luar Dadaha yang telah terpasang kembali difungsikan.
Saat ini tujuh titik lampu sudah menyala dan diharapkan seluruh penerangan dapat segera beroperasi maksimal.
Baca Juga:Kapolres Baru Tasikmalaya Kota Siap Lanjutkan Prestasi, AKBP Andi Tinggalkan Pesan Pintu Selalu TerbukaPengusaha Muda Tasikmalaya Polisikan Akun Medsos, Bantah Hina Budaya Sebut Ada Framing Negatif
Tak hanya pembenahan fisik, Pemkot juga menargetkan penataan aktivitas di dalam kawasan.
Pedagang yang masih berjualan di lintasan jogging track lingkar dalam akan ditertibkan agar fungsi jalur olahraga kembali optimal.
Sebab, lintasan lari semestinya menjadi ruang bagi warga berolahraga, bukan arena yang saling berebut ruang.
Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Viman menargetkan wajah Dadaha semakin tertata.
Petugas kebersihan pun diminta mulai bekerja lebih awal agar kawasan sudah bersih sebelum masyarakat beraktivitas sejak pagi.
“Harus lebih ramai, lebih rapi, lebih nyaman. Saya juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Dadaha agar menjadi pusat olahraga, pusat ekonomi, sekaligus ruang publik kebanggaan Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (rezza rizaldi)
