TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra mengaku kagum dengan kualitas seniman lokal yang tampil dalam Festival Pamali di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Sabtu (1/8/2026).
Usai menyaksikan pertunjukan teater Nemplok karya AB Asmarandana yang dibawakan kelompok seni Ngaos Art, Diky menilai kemampuan para aktor tidak kalah dengan seniman yang telah memiliki nama di tingkat nasional.
Menurutnya, kekuatan pertunjukan tidak hanya terletak pada cerita yang ringan namun sarat pesan. Kualitas akting para pemain serta tata panggung yang disuguhkan juga dinilai mampu menghidupkan pertunjukan.
Baca Juga:Vendor Akui Belum Mampu Fungsikan Karcis Parkir, Jukir di Kota Tasikmalaya Masih Harus DibinaPembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Tasikmalaya Terkendala Aturan Lahan 1.000 Meter
”Penampilan mereka sudah bukan kaleng-kaleng. Memang asuhan Kang Abuy yang lulusan ISI Jogja. Apalagi disajikan dengan set yang luar biasa,” kata Diky.
Ia pun mengajak masyarakat Kota Tasikmalaya untuk lebih bangga terhadap para seniman daerah. Sebab, dari sisi keilmuan dan kemampuan akting, para pelaku seni di Kota Santri dinilainya telah memiliki kualitas yang mumpuni.
”Intinya orang Tasik harus bangga dengan seniman-seniman Tasik yang bisa dikatakan bertaraf nasional dari sisi keilmuan akting,” ujarnya.
Diky berharap, ke depan ada pihak yang dapat memberikan dukungan dan fasilitas bagi penyelenggaraan festival teater secara berkelanjutan. Menurutnya, ruang berkarya bagi seniman akan semakin memperkuat ekosistem seni dan budaya di Kota Tasikmalaya.
”Semoga ada agnia yang memfasilitasi festival teater agar seniman punya ruang berkarya. Di sini hebat, di dalam ada teater, di depan galeri art, di luar pertunjukan outdoor dan UMKM,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Diky hadir bersama Anggota DPR RI Ferdiansyah. Keduanya turut menikmati rangkaian kegiatan Festival Pamali yang tidak hanya menyuguhkan pertunjukan teater, tetapi juga penampilan pencak silat dari Paguron Padjadjaran dan kesenian Jaipong.
Kehadiran mereka juga disambut rombongan Ambu Midang. Suasana semakin meriah dengan penampilan lengser selamat datang yang dimainkan anak-anak Kota Tasikmalaya.
Baca Juga:Aturan Rombel SPMB Bikin Sekolah Swasta Gelisah, Kadisdik Kota Tasikmalaya Dorong Perbaikan KualitasPengemudi Masih Belajar, Mobil Seruduk Motor dan Tabrak Gapura di Indihiang Kota Tasikmalaya
Bagi Diky, konsep festival yang memadukan seni pertunjukan dengan kuliner tradisional seperti itu layak digelar secara rutin. Ia bahkan membayangkan kegiatan serupa bisa menjadi agenda bulanan yang dinikmati masyarakat.
