GARUT, RADARTASIK.ID – Dua agenda tahunan dari Kabupaten Garut, resmi masuk dalam kalender event nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang dirilis Kementerian Pariwisata beberapa waktu yang lalu.
Kedua event tersebut adalah Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) dan Festival Nyaneut.
Gebyar Pesona Budaya Garut sendiri adalah event yang menonjolkan kekayaan budaya lokal, seni pertunjukan, dan tradisi masyarakat Garut.
Baca Juga:Dorong Jalan Pamegatan-Singajaya Garut Masuk Status Jalan ProvinsiKawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan Sementara
Sementara Festival Nyaneut adalah kegiatan yang mengangkat tradisi minum teh khas Garut dengan nuansa budaya Sunda yang kental.
Pada tahun 2026, Festival Nyaneut akan kembali dilaksanakan di lapangan Situgede, Kecamatan Cigedug pada 30 Juli.
Kegiatan Nyaneut berbareng dengan gelaran Festival Layang-Layang Internasional yang digelar selama lima hari di Agrowisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut Beni Yoga mengatakan dua kegiatan ini saling beriringan.
“Di samping acara yang layang-layang, yang nyaneut juga itu kan beririsan,” ucapnya, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menyampaikan sudah menginformasikan berkaitan paket wisata di Kabupaten Garut kepada peserta festival layang-layang baik yang dari luar negeri maupun luar provinsi.
Pihaknya juga akan mengarahkan para peserta untuk bisa datang ke kegiatan Festival Nyaneut.
Baca Juga:Penerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan KecelakaanSiap-Siap! Bakal Ada Mudik Gratis di Garut, Segini Kuota yang Tersedia
“Itu menjadi salah satu agenda para peserta yang dari Eropa dan beberapa provinsi kita undang juga diarahkan ke sana, kita undang,” katanya.
Kegiatan Nyaneut sendiri dirancang bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan sebuah pesta budaya yang sarat akan makna dan edukasi.
Beberapa kegiatan menarik pun telah disiapkan. Kegiatan yang menggabungkan unsur tradisi, diskusi, dan hiburan seperti Sawala Budaya yakni ruang diskusi interaktif untuk membedah sejarah, nilai, dan filosofi di balik tradisi Nyaneut.
Kemudian ada juga Gelar Teh Nusantara yakni pameran yang menyuguhkan berbagai varian teh terbaik dari berbagai penjuru Tanah Air, pagelaran seni unjuk gigi kesenian tradisional yang siap memanjakan mata dan telinga para pengunjung.
“Prosesi Nyaneut yakni puncak acara berupa ritual minum teh bersama dengan tata cara khas tradisi lokal yang autentik,” kata Aam Pathulloh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbud Garut.
