GARUT, RADARTASIK.ID – Jalan Pamegatan-Singajaya di Kabupaten Garut diusulkan berubah status jadi jalur provinsi.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut Agus Ismail mengungkapkan bahwa pengajuan status jalan sebenarnya sudah masuk dalam prioritas pembangunan provinsi sejak beberapa tahun lalu.
“Itu kan sebenarnya sudah masuk prioritas provinsi, yaitu salah satu bagian dari JTS (Jabar Tengah Selatan). Itu sudah kita ajukan dari beberapa tahun yang lalu,” ucapnya, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga:Kawasan Pasar Baru Garut Akan Direnovasi, PKL Dipindahkan SementaraPenerangan Jalan Umum Mati, Jalur RTA Prawira Adiningrat Tasikmalaya Dinilai Rawan Kecelakaan
Meski demikian, pria yang akrab disapa Agis ini menjelaskan bahwa penetapan status jalan provinsi memiliki standar teknis tersendiri yang harus dipenuhi, mulai dari lebar hingga kualitas konstruksi jalan.
Saat ini, salah satu kendala fisik di lapangan adalah lebar jalan yang belum memenuhi kriteria ideal.
“Untuk jalan provinsi itu kan ada standarnya, baik standar lebar maupun kualitas. Kalau dari aspek lebar saat ini kan belum memenuhi, karena lebarnya masih di bawah 5 meter,” katanya.
Guna menanggulangi kendala tersebut dan mempercepat perbaikan infrastruktur, pihaknya juga menempuh jalur pengusulan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Terkait kelayakan usulan tersebut, Agis menegaskan bahwa kewenangan penilaian sepenuhnya berada di tangan pemerintah provinsi melalui proses verifikasi lapangan.
Penilaian tersebut juga memperhitungkan konektivitas (connecting) serta aksesibilitas antarwilayah, termasuk penataan status jalan desa.
“Kalau pengusulan sudah kita lakukan, tinggal verifikasi dari provinsinya saja. Yang menilai kan pihak provinsi, terutama melihat bagaimana status connecting-nya dan aspek accessibility-nya,” katanya.
Baca Juga:Siap-Siap! Bakal Ada Mudik Gratis di Garut, Segini Kuota yang TersediaDestinasi Wisata di Garut Ini Masih Jarang Orang Tahu, Ini Daftar dan Lokasinya
Ia berharap dengan masuknya jalur tersebut dalam verifikasi provinsi maupun program IJD, aksesibilitas dan mobilitas ekonomi masyarakat di wilayah Garut Selatan dapat makin meningkat. (Agi Sugiana)
