Ditemukan Kerangka Manusia di Hutan Jalur Menuju Tempat Wisata Religi Pamijahan Tasikmalaya

tengkorak manusia di pamijahan
Tangkapan layar tengorak manusia yang ditemukan di hutan, jalur menuju Pamijahan Kabupaten Tasikmalaya.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kerangka tengkorak manusia ditemukan warga di kawasan Kebon Kai, Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Temuan tersebut kemudian viral di media sosial setelah direkam menggunakan ponsel dan diunggah ke Facebook.

Lokasi penemuan berada di hutan sekitar jalur utama menuju kawasan religi Pamijahan. Dalam video yang diunggah akun Facebook Leny Indriyani, terdengar suara seorang pria yang menjelaskan temuan kerangka tengkorak manusia yang diperkirakan sudah lama berada di lokasi.

“Silahkan kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, ini ada tengkorak manusia beserta kain pakaiannya. Lokasinya di hutan dekat Perum Royal Village, Kebon Kai,” kata Pria di video unggahan Facebook tersebut.

Baca Juga:KPU-Bawaslu Akui Tak Verifikasi Langsung Syarat Pendidikan Gibran saat Nyalon WapresMoratorium CDPOB Kian Tak Jelas, Regulasi dari Kemendagri Belum Ada

Pria dalam video tersebut juga menyampaikan masih terdapat serpihan tengkorak lainnya yang tercecer di sekitar lokasi.

“Ya ini masih banyak, kayaknya masih bagian dari tengkorak ini, atau temannya. Silahkan dikumpulkan ya, biar nanti bisa dikubur sekalian,” tutur Pria tersebut.

Kapolsek Bantarkalong IPTU Agus Kasdili membenarkan adanya penemuan kerangka tengkorak manusia di wilayah hukum Kecamatan Bantarkalong. Polisi telah melaporkan temuan tersebut kepada pimpinan.

“Ya sudah kami laporkan tadi siang ke pimpinan (Kapolres Tasikmalaya,red). Itu tengkorak diduga sudah lama,” ungkap Agus, saat dikonfirmasi Radar, Jumat (25/9/2026).

Agus mengatakan polisi belum dapat memastikan jenis kelamin kerangka tersebut. Hal itu karena pakaian yang ditemukan di sekitar lokasi belum dapat dipastikan berkaitan dengan kerangka manusia tersebut.

“Karena dari temuan kain (pakaian, Red) terlihat beda, jadi belum bisa dipastikan, itu berasal dari temuan tengkorak tersebut,” papar Agus.

Ia menambahkan, hingga kini belum ada laporan dari masyarakat terkait kehilangan anggota keluarga.

Baca Juga:Sekda Bilang Sederhana, Wali Kota Bilang Beragam!Politik Senyum Arief Arseha!

“Namun kalau orang dewasa perempuan yang meninggalkan rumah seminggu ke belakang ada dari wilayah Kecamatan Bantarkalong,” tambah Agus. (Diki Setiawan)

0 Komentar