Deklarasi Kerja Sama, Sinergi Perkuat Bangun Ekosistem Kopi Tasikmalaya

Kopi tasikmalaya
Deklarasi komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya dalam pengembangan ekosistem kopi Tasikmalaya. (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Perum Perhutani KPH Tasikmalaya, dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya memperkuat sinergi dalam pengembangan ekosistem kopi melalui Deklarasi Komitmen Bersama Pengembangan Ekosistem Kopi Tasikmalaya.

Deklarasi yang digelar di Gedung Bupati Tasikmalaya, Jumat (24/7/2026), menjadi langkah awal membangun industri kopi yang terintegrasi dari sektor budidaya hingga pemasaran.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Laura Rulida, Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya Danu Prasetyo, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, pelaku usaha, kelompok tani kopi, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Baca Juga:Langkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD TasikmalayaUlama dan Ormas Islam Datangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Ajukan Naskah Akademik Raperda Ketahanan Keluarga

Administratur Perhutani KPH Tasikmalaya Danu Prasetyo mengatakan, deklarasi tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem kopi Tasikmalaya yang terintegrasi dan memiliki daya saing.

“Deklarasi komitmen ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem kopi Tasikmalaya yang berdaya saing,” ujarnya.

Menurut Danu, Perhutani memiliki peran strategis melalui pemanfaatan kawasan hutan secara produktif dan berkelanjutan bersama masyarakat. Potensi kawasan hutan yang dapat dikembangkan sebagai lahan agroforestri kopi dinilai mampu mendukung peningkatan produktivitas, kualitas, dan nilai tambah komoditas kopi.

Kolaborasi tersebut diarahkan pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen, penguatan kelembagaan petani, percepatan hilirisasi dan inovasi produk, perluasan akses pembiayaan dan pemasaran, hingga peningkatan daya saing kopi Tasikmalaya di pasar nasional maupun internasional.

“Kami siap mendukung mulai dari penguatan budidaya, pendampingan kemitraan, hingga pengembangan hilirisasi produk kopi,” katanya.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan, peringatan Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya harus dimaknai sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam mengoptimalkan potensi unggulan daerah, salah satunya komoditas kopi.

“Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi kopi yang sangat besar. Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, Bank Indonesia, Forkopimda, pelaku usaha, dan masyarakat, kita ingin membangun ekosistem kopi yang kuat,” ucapnya.

Baca Juga:Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pembangunan Kelas Baru SDN Kubangsari Taraju Belum Masuk RencanaSDN Kubangsari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya Rusak Berat, Siswa Belajar di Madrasah

Ia berharap pengembangan sektor kopi tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.

0 Komentar