TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya memastikan akan meninjau langsung kondisi kelas jauh SDN Kubangsari di Kampung Manglid, Dusun Mekarjaya, Desa Kertaraharja, Kecamatan Taraju.
Kepala Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Wandi Herpiandi SPd MSi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan pengawas setelah menerima informasi mengenai kondisi kelas jauh tersebut.
Menurutnya, bangunan yang digunakan saat ini merupakan kelas jauh SDN Kubangsari yang telah beroperasi sejak tahun 2015. Kehadiran kelas jauh tersebut merupakan hasil inisiatif kepala sekolah bersama pemerintah desa pada saat itu untuk memberikan akses pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di Dusun Mekarjaya.
Baca Juga:SDN Kubangsari Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya Rusak Berat, Siswa Belajar di MadrasahMantapkan Langkah Menuju Kemenangan, Ini Target PAN Kabupaten Tasikmalaya
“Sudah saya konfirmasi kepada kepala sekolah dan pengawas. Kondisi yang diberitakan merupakan kelas jauh SDN Kubangsari yang sudah berjalan sejak tahun 2015. Ini merupakan inisiatif kepala sekolah dan kepala desa waktu itu untuk mengakomodasi siswa dari kedusunan tersebut karena jarak ke sekolah induk sekitar 2,5 kilometer,” ujar Wandi kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pada awal pembentukan kelas jauh, masyarakat menyediakan satu unit rumah yang telah direnovasi untuk dijadikan tempat belajar.
Saat ini, sebanyak 25 siswa mengikuti pembelajaran di kelas jauh tersebut, terdiri atas 9 siswa kelas 1 dan 16 siswa kelas 2. Seluruh proses belajar mengajar ditangani oleh seorang guru.
Wandi menambahkan, sistem kelas jauh hanya diperuntukkan bagi siswa kelas rendah. Setelah memasuki kelas 3, seluruh siswa akan bergabung ke sekolah induk karena dinilai sudah mampu menempuh perjalanan menuju SDN Kubangsari.
“Ketika menginjak kelas 3, siswa dari kelas jauh bergabung ke sekolah induk karena dianggap sudah mampu menempuh jarak ke sekolah,” katanya.
Untuk memastikan kondisi di lapangan, Disdikbud telah menugaskan pengawas sekolah bersama kepala sekolah melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Saya sudah menugaskan pengawas dan kepala sekolah untuk melihat langsung ke lokasi kelas jauh tersebut,” ungkapnya.
Baca Juga:Semangat TMMD ke-129, Menyulap Desa Parungponteng Kabupaten TasikmalayaKomisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya Sebut Pemilihan Dewas RSUD KHZ Musthafa Tidak Sah
Disinggung mengenai kemungkinan pembangunan ruang kelas baru di Dusun Mekarjaya, Wandi menyebut hingga saat ini belum ada rencana pembangunan.
Menurutnya, jumlah peserta didik di wilayah tersebut masih relatif sedikit sehingga belum menjadi prioritas pembangunan unit sekolah baru.
