TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kasus pembuangan bayi di sebuah rumah kosong di Perum Mutiara Citra, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, hingga kini belum menemukan titik terang.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa orang yang tega meninggalkan bayi laki-laki tersebut dalam kondisi tanpa pakaian di rumah kosong.
Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Januar Rangga Fardhela mengatakan, hingga Senin (21/9/2026), pihaknya belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.
Baca Juga:Defisit Rp27 Miliar Belum Aman, Pemkot Tasikmalaya Pangkas Belanja Rutin dan Mulai Seleksi ProgramKompetisi Sepakbola Antar Kecamatan di Tasikmalaya Diubah Jadi Laga Amal Usai Peserta Meninggal Dunia
“Masih lidik Pak. Saksi dan CCTV minim,” kata Januar saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).
Kondisi minim saksi dan rekaman kamera pengawas menjadi salah satu kendala polisi dalam mengurai kasus tersebut.
Artinya, tangisan bayi yang pada awalnya menjadi alarm bagi warga belum serta-merta menjadi pintu masuk yang mudah untuk mengungkap pelakunya.
Padahal, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Bayi ditemukan tergeletak di kamar belakang sebuah rumah kosong di RT 5/RW 12, Kampung Gunung Manggu.
Bayi laki-laki tersebut ditemukan tanpa pakaian. Tubuhnya dipenuhi debu dan tanah. Polisi sebelumnya menduga bayi telah berada di lokasi sejak malam hari.
Kanit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota Ipda Endang Kusmiran mengatakan, dugaan tersebut didasarkan pada kondisi plasenta bayi yang sudah mengering.
“Kebetulan diperkirakan bayi ini dibuang oleh terduga pelaku sekira malam hari karena kondisi plasenta bayi sudah mengering,” kata Endang sebelumnya.
Baca Juga:Pantai Cibeureum Tasikmalaya Mulai Berbenah, Jangan Sampai Landmark Tinggal Kenangan KKNUniversitas Mayasari Bakti Cetak Lulusan Profesional yang Adaptif, Yudisium untuk Program Sarjana dan Terapan
Penemuan bayi bermula ketika seorang pegawai perumahan sedang berkeliling untuk melakukan penagihan. Saat melintas di sekitar rumah kosong, ia mendengar suara tangisan.
Suara tersebut semula dikira berasal dari anak kucing. Namun, setelah sumber suara diperiksa, warga justru menemukan bayi laki-laki tergeletak di kamar belakang rumah.
Ketua RT 5 Perum Mutiara Citra, Aditya Prayoga, mengatakan warga kemudian memberikan pertolongan awal. Bayi dibawa ke rumah bidan untuk mendapatkan penanganan sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr Soekardjo.
Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi memiliki berat sekitar 2,4 kilogram dengan panjang sekitar 46-47 sentimeter.
Kondisinya sempat memprihatinkan. Selain ditemukan tanpa pakaian, terdapat luka lecet pada kaki dan lebam di bagian dada. Wajah serta mulut bayi juga dipenuhi tanah akibat kondisi rumah yang sudah lama tidak dihuni.
