RADARTASIK.ID – Manchester United kembali memperlihatkan wajah buruknya pada awal musim Liga Inggris 2026/2027.
Namun, Michael Carrick memilih tetap positif setelah hasil imbang 1-1 melawan Fulham, meski mengakui timnya harus segera memperbaiki performa dan meraih kemenangan.
Hingga kini United belum mampu menunjukkan konsistensi yang diharapkan para pendukungnya.
Baca Juga:Juventus Tumbangkan Atalanta 2-0, Sarri Murka: Kalau VAR Tak Dipakai, Hapus Saja!Ciccio Graziani: AC Milan Habiskan Banyak Uang untuk Striker yang Tak Bisa Menembak
Setelah melewati lima pertandingan Premier League, Setan Merah baru mengumpulkan lima poin, menyamai catatan buruk awal musim 2014/2015.
Hasil imbang 1-1 melawan Fulham semakin memperbesar sorotan terhadap Michael Carrick.
United kesulitan mendominasi pertandingan secara meyakinkan, sementara lini pertahanan kembali memperlihatkan celah yang bisa dimanfaatkan lawan.
Gol bunuh diri Lisandro Martinez dalam pertandingan melawan Fulham menjadi salah satu gambaran masalah yang dihadapi tim.
Kondisi tersebut mengingatkan sebagian penggemar pada periode ketika Manchester United kesulitan menemukan identitas permainan.
Kritik pun bermunculan, termasuk dari legenda klub Gary Neville yang secara terbuka menyoroti performa buruk tim.
Namun, Carrick menegaskan bahwa dirinya ingin mengambil sisi positif dari pertandingan tersebut.
Baca Juga:AC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan, Media Italia Sebut Pulisic Seorang SenimanMirwan Suwarso: Cesc Fabregas Johan Cruyffnya Como
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, ia mengaku melihat sejumlah hal positif dari penampilan anak asuhnya.
“Saya senang dengan energi yang kami tunjukkan hari ini. Saya pikir kami bisa mengambil banyak hal dari pertandingan ini, belajar banyak, dan memperbaiki beberapa aspek. Itu sudah jelas, tetapi ada sejumlah sinyal positif,” ujar Carrick.
Pernyataan tersebut memperlihatkan upaya Carrick menjaga kepercayaan diri tim di tengah tekanan. Namun, Manchester United membutuhkan lebih dari sekadar energi dan sinyal positif.
Setan Merah harus segera mengubah performa tersebut menjadi hasil pertandingan yang lebih konsisten.
Tekanan terhadap Carrick tidak hanya datang dari hasil pertandingan, tetapi juga dari meningkatnya kekhawatiran para pendukung dan pengamat sepak bola.
Manchester United merupakan klub dengan tuntutan besar. Performa yang tidak stabil dalam lima pertandingan pertama membuat pertanyaan mengenai arah tim semakin menguat.
Carrick memahami kekecewaan tersebut. Ia menegaskan bahwa Manchester United sendiri tidak menganggap situasi saat ini sudah ideal.
“Hal yang mengganggu saya adalah kami menginginkan hasil yang lebih baik. Kami sama sekali tidak berpikir bahwa semuanya sudah sempurna. Kami perlu memenangkan pertandingan sepak bola,” kata Carrick.
