RADARTASIK.ID – Juventus meraih kemenangan meyakinkan 2-0 atas Atalanta di Allianz Stadium.
Namun, kekalahan tersebut membuat Maurizio Sarri geram. Pelatih Atalanta itu mempertanyakan keputusan wasit yang tidak memberikan penalti dan melontarkan kritik tajam terhadap VAR.
Juventus mulai menemukan konsistensi bersama Luciano Spalletti. Menghadapi Atalanta pada pekan kelima Serie A 2026/2027, Bianconeri tampil solid dan meraih kemenangan 2-0 melalui gol Francisco Conceição dan Bremer.
Baca Juga:Ciccio Graziani: AC Milan Habiskan Banyak Uang untuk Striker yang Tak Bisa MenembakAC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan, Media Italia Sebut Pulisic Seorang Seniman
Hasil ini menjadi kemenangan beruntun Juventus setelah sebelumnya menundukkan NEC di Liga Europa.
Spalletti berhasil membawa tim bangkit setelah kekalahan telak dari Sassuolo sekaligus mendapatkan sinyal positif dari Kolo Muani yang tampil sepanjang pertandingan.
Sebaliknya, Atalanta kembali menelan hasil mengecewakan. Setelah kalah dari AS Roma dan Cagliari, La Dea kini harus mengakui keunggulan Juventus di Turin.
Tim asuhan Maurizio Sarri hanya mampu menciptakan sedikit ancaman berbahaya.
Jeda internasional menjadi kesempatan bagi Atalanta untuk memperbaiki tren negatif dan meningkatkan performa setelah mengawali musim dengan lambat.
Maurizio Sarri tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah pertandingan.
Selain menyoroti performa tim, pelatih asal Italia tersebut mempertanyakan keputusan wasit Zufferli yang tidak memberikan penalti kepada Atalanta.
Momen yang dipersoalkan terjadi ketika Kalulu terlibat kontak dengan Rowe di dalam kotak penalti Juventus. Sarri menilai Atalanta seharusnya mendapatkan kesempatan dari titik putih.
Berbicara kepada DAZN, Sarri menyampaikan kritiknya dengan nada tegas.
“Gol yang kami terima ada dua dari kami sendiri dan mungkin satu dari wasit,” ujar Sarri.
Baca Juga:Mirwan Suwarso: Cesc Fabregas Johan Cruyffnya ComoFiorentina Menang 4-2, Mastantuono Ukir Rekor Gila di Serie A
Pernyataan tersebut mengacu pada dua gol Juventus dan dugaan kesalahan keputusan wasit dalam insiden penalti.
Sarri kemudian melontarkan kritik yang lebih tajam terhadap penggunaan VAR.
“Kalau VAR Tidak Memanggil Wasit, Lebih Baik Dihapus”, sindirnya.
Sarri menilai Atalanta sebenarnya memiliki peluang untuk memberikan perlawanan lebih besar. Namun, timnya hanya mampu menciptakan satu kesempatan berbahaya melalui Rowe.
“Kami memiliki peluang untuk menyakiti lawan, tetapi hanya mampu tampil berbahaya dalam satu kesempatan melalui Rowe. Itu terlalu sedikit,” kata Sarri.
