RADARTASIK.ID – Atletico Madrid memenangi derby panas melawan Real Madrid dengan skor 2-1.
Namun, pertandingan tersebut berubah menjadi polemik setelah Jose Mourinho melontarkan kritik tajam terhadap wasit.
Diego Simeone pun memberikan balasan tegas kepada pelatih Real Madrid itu dengan pesan tentang batasan rasa hormat.
Baca Juga:Ciccio Graziani: AC Milan Habiskan Banyak Uang untuk Striker yang Tak Bisa MenembakAC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan, Media Italia Sebut Pulisic Seorang Seniman
Derby Madrid menghadirkan drama luar biasa. Atletico Madrid berhasil menundukkan Real Madrid 2-1 melalui gol Grimaldo dari titik penalti dan Jonathan David.
Sementara itu, Antonio Rüdiger mencetak gol balasan pada menit-menit akhir, tetapi tidak mampu menyelamatkan Los Blancos dari kekalahan.
Kemenangan Atletico seharusnya menjadi perayaan bagi tim asuhan Diego Simeone.
Tapi, perhatian setelah pertandingan justru beralih kepada kepemimpinan wasit dan keputusan kontroversial yang memicu kemarahan dari berbagai pihak di lingkungan Real Madrid.
Salah satu kritik paling keras datang dari Jose Mourinho.
Pertandingan berubah secara signifikan pada menit ke-50 ketika Huijsen dikeluarkan setelah Atletico mendapatkan penalti.
Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan dan memicu kemarahan Mourinho. Pelatih Real Madrid itu menilai wasit Trujillo tidak memiliki pengalaman yang memadai untuk memimpin pertandingan sebesar derby Madrid.
“Wasit pertandingan ini tidak memiliki pengalaman untuk memimpin sebuah derby. Dia berusia 41 tahun dan merupakan wasit medioker yang hanya memimpin pertandingan dengan tingkat kepentingan lebih rendah,” ujar Mourinho.
Mourinho kemudian mempertanyakan rekam jejak wasit tersebut serta peran Trujillo sebagai petugas VAR yang memiliki pengalaman panjang.
Baca Juga:Mirwan Suwarso: Cesc Fabregas Johan Cruyffnya ComoFiorentina Menang 4-2, Mastantuono Ukir Rekor Gila di Serie A
“Namun, Tuan Trujillo memiliki masa lalu bersama Real Madrid. Di Copa, di Girona, di Osasuna. Dia adalah petugas VAR dengan pengalaman panjang. Tidak ada tekanan di Las Rozas. Atau mungkin ada?” lanjutnya.
Kritik Mourinho tidak berhenti di sana. Ia juga mengungkit sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan lain di La Liga, termasuk gol Osasuna yang dianulir dan insiden di San Sebastián.
“Di stadion ini terjadi hal-hal yang tidak normal. Gol Osasuna yang dianulir adalah lelucon. Apa yang terjadi di San Sebastián… La Liga masih sama seperti ketika saya meninggalkannya. Kami akan berjuang,” kata Mourinho.
