RADARTASIK.ID – AC Milan benar-benar memasuki babak baru usai dua musim beruntun gagal lolos ke Liga Champions.
Gerry Cardinale menginginkan Rossoneri tidak hanya mengubah strategi di bursa transfer dan pendekatan di lapangan, tetapi juga melakukan revolusi dalam struktur pengambilan keputusan di dalam klub.
Pemilik RedBird Capital itu sepertinya belajar dari kesalahan yang dilakukannya selama empat tahun terakhir dan berjanji tidak akan mengulanginya.
Baca Juga:Era Baru AC Milan Telah Lahir: Cardinale Turun Gunung Kembalikan Mental Juara RossoneriComo Rekrut Yan Couto, Inter Ogah Naikkan Tawaran untuk Khalaili
Setelah memperkenalkan Ruben Amorim sebagai pelatih baru, ia mendatangkan Gonçalo Ramos dan Mario Gila, serta bergerak cepat memburu sejumlah pemain seperti Oumar Solet dan Arthur Atta.
Cardinale kini mengambil alih kendali penuh proyek olahraga AC Milan dan salah satu pelajaran terbesar yang mendorong perubahan itu adalah kegagalan klub mempertahankan wonderkid Mattia Liberali.
Selama ini Cardinale terlalu mengandalkan sistem delegasi ala Amerika Serikat.
Ia menyerahkan banyak keputusan kepada para eksekutif klub dengan keyakinan model tersebut akan berjalan baik di Milan. Namun, kenyataannya berbeda.
Sepak bola Italia memiliki karakter yang berbeda. Kehadiran pemilik klub bukan sekadar simbol, tetapi menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan, stabilitas, hingga arah kebijakan olahraga.
Karena itu, mulai musim ini Cardinale memilih turun langsung. Semua keputusan penting, mulai dari transfer pemain, struktur organisasi, hingga arah pengembangan klub, kini berada di bawah pengawasannya sendiri.
Ia bahkan siap menerima seluruh kritik maupun pujian atas setiap keputusan yang diambil dan tidak ada lagi pihak lain yang dijadikan tameng apabila proyek baru Milan gagal berjalan sesuai harapan.
Perubahan tersebut sekaligus memperkuat posisi Ruben Amorim.
Pelatih asal Portugal itu kini memiliki peran layaknya seorang manajer penuh. Setiap pemain yang akan direkrut harus sesuai dengan kebutuhan taktik yang diinginkannya.
Baca Juga:Inter Milan Diminta Penuhi Permintaan Chivu: Jangan Abaikan Keinginan PelatihCardia Sindir Langkah AC Milan di Bursa Transfer: Belanja Besar Tak Menjamin Kemenangan
Inilah alasan mengapa proses perekrutan Gonçalo Ramos dan Mario Gila berlangsung jauh lebih cepat dibanding kebiasaan Milan pada musim-musim sebelumnya.
Cardinale menilai tidak ada alasan menunggu hingga menit-menit terakhir penutupan bursa transfer apabila klub sudah yakin terhadap kualitas seorang pemain dan nilai transfernya masih berada dalam batas yang dapat diterima.
