Sepeda Aih yang Dicuri Sudah Kembali, Berhasil Ditemukan Polisi

Kasus pencurian sepeda tasikmalaya
Anggota Polsek Tawang dan Cibeureum menyerahkan sepeda Aih, Kamis (31/7/2026) (Istimewa)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Senyum bahagia akhirnya kembali menghiasi wajah keriput Aih (76), warga Kampung Babakan Nangerang, Singkup, Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Sepeda yang sempat hilang karena dicuri, kini sudah ditemukan oleh pihak kepolisian.

Setelah hampir sepekan diliputi kesedihan karena kehilangan sepeda kesayangannya, kendaraan yang menjadi penopang hidupnya itu akhirnya berhasil ditemukan polisi.

Sepeda berwarna merah yang selama ini selalu menemani Aih mencari nafkah ditemukan di kawasan Jalan Jiwa Besar, Kota Tasikmalaya, Kamis (29/7).

Baca Juga:Vendor Akui Belum Mampu Fungsikan Karcis Parkir, Jukir di Kota Tasikmalaya Masih Harus DibinaPembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Kota Tasikmalaya Terkendala Aturan Lahan 1.000 Meter

Saat ditemukan, sepeda tersebut tergeletak di pinggir jalan tanpa pemilik. Sementara itu, pelaku pencurian hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Tak ingin menunda kebahagiaan lelaki lanjut usia itu, anggota Polsek Tawang bersama Polsek Cibeureum langsung mengantarkan sepeda tersebut ke rumah Pak Aih.

Momen itu begitu mengharukan. Begitu melihat sepeda yang sudah lama menemaninya kembali berdiri di halaman rumah, Aih tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia berkali-kali mengucapkan syukur.

“Alhamdulillah, hatur nuhun. Sepeda saya sudah ditemukan lagi,” ucapnya penuh haru.

Ia pun memastikan sepeda yang dibawa polisi memang miliknya.

“Leres, Pa. Ieu sepeda abi. Aya tulisanna sareng warnana beureum,” katanya sambil menunjukkan ciri-ciri sepeda tersebut.

Aih juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Tasikmalaya Kota, khususnya personel Polsek Tawang dan Polsek Cibeureum yang telah membantu menemukan sekaligus mengembalikan sepeda miliknya.

Bagi sebagian orang, sepeda tua itu mungkin tidak memiliki nilai yang besar. Namun bagi Aih, sepeda tersebut adalah sumber kehidupan.

Baca Juga:Aturan Rombel SPMB Bikin Sekolah Swasta Gelisah, Kadisdik Kota Tasikmalaya Dorong Perbaikan KualitasPengemudi Masih Belajar, Mobil Seruduk Motor dan Tabrak Gapura di Indihiang Kota Tasikmalaya

Di usianya yang telah menginjak 76 tahun, ia masih rutin mengayuh puluhan kilometer dari rumahnya di Kampung Babakan Nangerang menuju Kota Tasikmalaya demi mencari nafkah.

Sepeda itu bukan sekadar alat transportasi. Di balik rangka besi yang mulai termakan usia, tersimpan perjuangan seorang kepala keluarga yang tak pernah menyerah pada keadaan.

Setiap kayuhan menjadi ikhtiar untuk membawa pulang rezeki dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Beberapa hari sebelumnya, Aih sempat kehilangan sepeda itu saat menunaikan Salat Jumat di kawasan Lengkong, dekat Stasiun Tasikmalaya.

0 Komentar