Meski demikian, Milan tetap tidak akan berbelanja secara sembarangan.
Klub masih berpegang pada prinsip keberlanjutan finansial. Tidak ada anggaran tanpa batas, tetapi jika pemain yang diinginkan Amorim tersedia dan sesuai kebutuhan, manajemen siap bergerak cepat.
Selain aktif di pasar transfer, Amorim juga diberi kewenangan penuh untuk mengevaluasi seluruh pemain yang sudah berada di dalam skuad, termasuk para pemain muda akademi dan mereka yang baru kembali dari masa peminjaman.
Filosofi tersebut dirangkum dalam prinsip “less is more”. Milan tidak ingin membeli pemain hanya demi menambah jumlah skuad.
Baca Juga:Era Baru AC Milan Telah Lahir: Cardinale Turun Gunung Kembalikan Mental Juara RossoneriComo Rekrut Yan Couto, Inter Ogah Naikkan Tawaran untuk Khalaili
Sebaliknya, klub akan memaksimalkan potensi yang sudah dimiliki sebelum memutuskan melakukan investasi baru.
Namun, ada satu peristiwa yang disebut sangat membekas di benak Gerry Cardinale, yakni kepergian Mattia Liberali.
Wonderkid Italia tersebut merupakan produk akademi Milan sejak usia delapan tahun. Akan tetapi, perjalanan panjangnya bersama Rossoneri justru berakhir dengan kepindahan ke Como FC.
Kasus Liberali menjadi pukulan telak bagi Milan, bukan hanya secara teknis, tetapi juga dari sisi identitas klub.
Sebagai catatan, Liberali menolak ajakan AC Milan untuk kembali ke San Siro karena kecewa terhadap perlakuan klub pada musim sebelumnya.
Saat itu Milan membiarkannya bergabung ke Catanzaro secara gratis, sementara hubungan manajemen dengan pihak sang pemain juga sempat memburuk setelah Liberali dikembalikan ke tim Primavera/Futuro tanpa kepastian mengenai peluang promosi ke tim utama.
Di sisi lain, proyek olahraga Como dinilai jauh lebih menjanjikan.
Klub tersebut berhasil mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, sementara Milan harus puas finis di peringkat kelima Serie A sehingga gagal tampil di Liga Champions.
Baca Juga:Inter Milan Diminta Penuhi Permintaan Chivu: Jangan Abaikan Keinginan PelatihCardia Sindir Langkah AC Milan di Bursa Transfer: Belanja Besar Tak Menjamin Kemenangan
Liberali juga melihat peluang bermain reguler bersama Como lebih terbuka dibanding bertahan di Milan yang sedang menjalani restrukturisasi skuad.
Meski Gerry Cardinale bersama Zlatan Ibrahimovic sempat melakukan upaya terakhir dengan menghubungi Liberali melalui panggilan video, keputusan sang gelandang muda tidak berubah.
Como akhirnya merekrut Liberali dengan nilai transfer sekitar 6 juta euro, atau sekitar Rp120 miliar (kurs 1 euro = Rp20.000).
