Jurusan Manajemen Unsil Cetak Creativepreneur Melek Finansial

Creativepreneur Academy Jurusan Manajemen Unsil
Selebrasi peringatan hari jadi Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) ke-46, Rabu (3/6/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Di tengah derasnya arus ekonomi digital, perguruan tinggi dituntut tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga generasi yang siap menghadapi dunia kerja dan mampu menciptakan peluang usaha.

Kampus tak bisa lagi sekadar menjadi menara gading yang sibuk dengan teori, sementara industri berlari dengan kebutuhan yang terus berubah.

Semangat itu yang ditunjukkan Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Siliwangi (Unsil) saat memperingati hari jadinya yang ke-46, Rabu (3/6/2026)

Baca Juga:Lowongan Kerja Palsu di Tasikmalaya Diduga Jadi Modus Prostitusi, Pencari Kerja Nyaris TerjebakResidivis Baru Bebas Gasak 12 Motor di Tasikmalaya, Dijual Lewat Facebook COD

Alih-alih larut dalam seremoni, jurusan tersebut menghadirkan Creativepreneur Academy Fotografi Digital dan Literasi Keuangan bagi Generasi Muda, sebuah program yang menggabungkan kreativitas, teknologi, kewirausahaan, dan kecakapan finansial dalam satu wadah pembelajaran.

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) tersebut menjadi cerminan bagaimana Jurusan Manajemen Unsil berupaya menjaga relevansi pendidikan dengan perkembangan zaman.

Di era digital, kemampuan menghasilkan karya kreatif saja tidak cukup. Generasi muda juga dituntut memahami cara mengelola pendapatan, investasi, hingga merencanakan masa depan keuangan secara matang.

Ketua Jurusan Manajemen Unsil, Lucky Radi Rinandiyana, mengatakan kemampuan kreatif harus berjalan beriringan dengan literasi keuangan agar mampu menghasilkan keberlanjutan ekonomi.

“Perpaduan antara kreativitas dan pemahaman literasi keuangan merupakan kunci sukses generasi muda saat ini. Kreativitas saja tidak cukup. Harus ada kemampuan mengelola hasil usaha dan merencanakan masa depan secara finansial,” ujarnya.

Menurut dia, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah penting agar mahasiswa mendapatkan pengalaman yang lebih aplikatif.

Baca Juga:Peredaran Miras di Kota Tasikmalaya Masih Mengkhawatirkan, 177 Botol Disita dalam SemalamHari Pertama Kembali Jadi Wali Kota Tasikmalaya Usai Cuti Haji, Viman Temui Ulama Sepuh

“Melalui Creativepreneur Academy, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif. Mahasiswa dan generasi muda harus merasakan langsung bagaimana kreativitas dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan,” katanya.

Momentum ulang tahun ke-46 Jurusan Manajemen Unsil juga dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dengan dunia industri.

Salah satunya melalui penandatanganan Implementation Arrangement (IA) yang melibatkan unsur perguruan tinggi, sektor perbankan, dan industri pasar modal.

0 Komentar