Hari Pertama Kembali Jadi Wali Kota Tasikmalaya Usai Cuti Haji, Viman Temui Ulama Sepuh

pesantren jadi kompas pembangunan Kota Tasikmalaya
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat menemui ulama sepuh, Rabu (3/6/2026). istimewa for radartasik.id
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Pesantren kembali ditegaskan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan Kota Tasikmalaya.

Komitmen itu ditunjukkan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan yang mengawali hari pertama bertugas setelah menunaikan ibadah haji dengan bersilaturahmi ke sejumlah ulama sepuh dan pondok pesantren, Rabu (3/6/2026).

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa pembangunan Kota Tasikmalaya tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan serta pembinaan karakter masyarakat melalui peran pesantren.

Baca Juga:Temuan DPRD Kota Tasikmalaya Ditindaklanjuti, DLH Kebut Perbaikan IPAL TPA CiangirFossma Siapkan Badan Hukum dan Program Umat, Jangan Sampai Masjid Hanya Ramai saat Ada Acara

Kunjungan pertama dilakukan ke Pondok Pesantren Cintapada untuk menemui KH Yusuf yang sebelumnya sempat dikabarkan mengalami gangguan kesehatan.

Selanjutnya, Viman melanjutkan silaturahmi ke Pondok Pesantren Gandok dan bertemu KH Aban.

Viman mengatakan, agenda tersebut merupakan bentuk rasa syukur setelah menunaikan ibadah haji sekaligus memohon doa bagi kemajuan dan keberkahan Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulillah saya bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Hari pertama ini kami mulai dengan bersilaturahmi. Tadi bertemu Mama Yusuf yang sebelumnya sempat dikabarkan sakit, alhamdulillah saat dikunjungi beliau dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Menurut dia, ulama dan pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga arah pembangunan daerah.

Selain menjadi pusat pendidikan keagamaan, pesantren juga berperan membentuk karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah dan kalangan ulama saling bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan umat, mulai dari pendidikan pesantren, pembinaan generasi muda hingga penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Baca Juga:Tabungan Kurban ASN Dongkrak Peternak Lokal, berehan Jadi Jembatan Ekonomi Priangan Timur BerkelanjutanIPAL TPA Ciangir Belum Beres, Air Limbah Masih Hitam dan DPRD Kota Tasikmalaya Beri Ultimatum

“Ketika kami di Tanah Suci, masyarakat dan ulama Kota Tasikmalaya mendoakan kami agar sehat. Begitu juga kami di sana mendoakan Kota Tasikmalaya agar menjadi kota yang semakin maju dan penuh keberkahan,” katanya.

Viman menegaskan, pesantren merupakan salah satu kekuatan utama yang dimiliki Kota Tasikmalaya.

Keberadaannya tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi kawah candradimuka pembentukan akhlak dan karakter generasi penerus.

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, pesantren dinilai tetap menjadi kompas moral yang menjaga identitas Kota Tasikmalaya sebagai kota religius.

0 Komentar