TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kebiasaan membeli hewan kurban secara mendadak perlahan mulai diubah menjadi budaya perencanaan keuangan yang lebih matang.
Melalui Program Berehan (Berbagi Hewan Kurban), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Priangan Timur mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) menabung kurban sekaligus memperkuat ekonomi peternak lokal.
Program yang diinisiasi TPAKD Provinsi Jawa Barat tersebut menggabungkan dua tujuan sekaligus.
Baca Juga:IPAL TPA Ciangir Belum Beres, Air Limbah Masih Hitam dan DPRD Kota Tasikmalaya Beri UltimatumNilai IKPA 100 Polres Tasikmalaya Kota Bukti Anggaran Tak Sekadar Terserap, Tapi Juga Akuntabel
Di satu sisi mendorong masyarakat, khususnya ASN, lebih disiplin merencanakan kebutuhan ibadah kurban melalui skema tabungan.
Di sisi lain, membuka peluang pasar yang lebih pasti bagi peternak lokal, terutama peternak milenial.
Skema tabungan kurban yang difasilitasi salah satu bank pembangunan daerah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu diharapkan menjadi solusi agar masyarakat tidak lagi terburu-buru mencari hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.
Sebab, perencanaan yang baik kerap menjadi “obat” bagi kebiasaan menunggu menit-menit terakhir.
Sebagai bagian dari penguatan program, sosialisasi Berehan telah dilaksanakan secara bertahap sejak April hingga Mei 2026 di tujuh daerah wilayah kerja OJK Tasikmalaya, meliputi Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Pangandaran, Banjar, dan Sumedang.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 450 perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan target pembukaan 70 rekening Tabungan Berehan pada masing-masing pemerintah kabupaten dan kota.
Dalam rangkaian sosialisasi itu, peserta mendapatkan pemahaman dari berbagai narasumber, mulai dari Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, pihak perbankan penyedia produk tabungan kurban, hingga peternak milenial yang berbagi pengalaman mengembangkan usaha peternakan dan membaca peluang ekonomi sektor tersebut.
Baca Juga:DPRD Kota Tasikmalaya Diminta Cegah Generasi Muda Terjerumus Geng MotorViman Kembali Pimpin Kota Tasikmalaya Usai Haji, Estafet Kepemimpinan Diky Candra Resmi Berakhir
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengatakan Program Berehan merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha dalam memperkuat pembangunan ekonomi daerah yang inklusif serta berkelanjutan.
“Program Berehan tidak hanya membantu masyarakat, khususnya ASN, dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah kurban secara lebih terencana dan bertahap, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi peternak lokal,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).
“Kami berharap program ini dapat memperluas akses pasar bagi peternak lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang saling menguntungkan,” sambungnya.
