Dalam Sebulan 54 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Ciamis, Didominasi Kebakaran Lahan

Kebakaran ciamis
BPBD Kabupaten Ciamis saat menangani kebakaran lahan bambu di Desa Sukahurip Kecamatan Cikoneng, Kamis, 31 Juli 2026. (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Memasuki musim kemarau, jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Ciamis meningkat tajam. Sepanjang Juli 2026, UPTD Pemadam Kebakaran Ciamis mencatat sebanyak 54 kejadian kebakaran dengan mayoritas merupakan kebakaran lahan.

Kasubag UPTD Pemadam Kebakaran Ciamis Ali Sadikin mengatakan, 54 kejadian tersebut meliputi kebakaran lahan, rumah, tempat usaha, sekolah, bekas tempat pembuangan sampah, dan objek lainnya. Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan Juni 2026 yang hanya tercatat lima kejadian kebakaran.

“Kebanyakan kebakaran pada Juli ini yaitu lahan, karena musim kemarau saat ini mempengaruhinya banyak daun kering sehingga mudah terbakar. Kadang-kadang sehari dua-tiga kejadian kebakaran lahan, biasa yang melaporkan area perumahan, sekolah, dan puskesmas,” katanya kepada Radar, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

Menurut Ali, sebagian besar kebakaran dipicu kondisi lahan yang mengering selama musim kemarau sehingga sangat mudah terbakar. Dalam beberapa hari, petugas bahkan harus menangani dua hingga tiga kejadian kebakaran lahan.

Pada awal Agustus, kebakaran kembali terjadi di sebuah gudang penyimpanan kayu bakar milik Nadi di Dusun Tangkeban RT 031/RW 007, Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Selasa (4/8/2026) pagi. Gudang tersebut ludes terbakar.

Kebakaran diduga dipicu sisa bara api dari pembakaran sampah yang ditinggalkan pemilik dalam kondisi belum padam sepenuhnya. Pemilik bersama warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos WMK Banjarsari.

“Penanganan pemadaman kebakaran dinyatakan aman dan lokasi benar-benar aman pada pukul 10.50 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta,” ujarnya.

Masih pada hari yang sama, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, petugas kembali memadamkan kebakaran yang menghanguskan dapur rumah milik Dedi (72) di Desa Petir Hilir, Kecamatan Baregbeg.

Kebakaran bermula dari sisa bara api pada tungku kayu tradisional setelah digunakan memasak keripik yang ditinggalkan tanpa dipadamkan secara sempurna. Akibat kejadian itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta.

Meningkatnya kejadian kebakaran membuat Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Satpol PP Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

0 Komentar