Pasca Kebakaran Kantor Wali Kota Banjar, Pelayanan Bagian Organisasi Dipindah ke Ruang Saber Pungli

kantor wali kota banjar kebakaran
Bagian lobi kantor wali kota banjar hangus pasca kebakaran yang terjadi Rabu (16/9/2026) malam. Seorang pegawai tampak melintas di antara puing, Kamis (17/9/2026). (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Kantor Wali Kota Banjar terbakar pada Rabu (16/9/2026) malam. Sejumlah ruangan terdampak, khususnya ruangan penerima tamu, bagian organisasi dan ruangan saber pungli. Bagian organisasi menjadi yang paling parah.

Pada Kamis (17/9/2026) pagi, sejumlah pegawai pun tampak sibuk memindahkan barang yang selamat dari ruang organisasi. Barang-barang itu dipindahkan ke ruang saber pungli yang tak terlalu parah terdampak.

Kepala Bagian (Kabag) Organisasi Setda Kota Banjar Rina TF Iskandar mengakui, ruangannya menjadi bagian yang paling terdampak akibat kebakaran. Sejumlah berkas yang berada di dalam ruangan turut diamankan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.

Baca Juga:Dosen Unsil Kembangkan Metode Menulis Bahasa Inggris untuk Siswa Sekolah Dasar di SDN 01 PurbaratuSoal Gaji PPPK Berpotensi Dialihkan ke APBN, Pemkot Tasikmalaya Tunggu Kepastian

Rina memastikan laptop dan komputer dalam kondisi aman. Bagian yang terdampak adalah furniture terutama kursi. Kondisi ruangan juga masih kotor akibat kebakaran serta masih terdapat sisa air.

“Untuk pelayanan dilakukan besok (hari ini, red), karena hari ini masih bersih-bersih,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, pelayanan bagian organisasi dipindah ke ruang saber pungli yang tidak terlalu parah. Meski sama-sama terdampak, namun kondisi ruangan tersebut tak separah ruangan bagian organisasi.

“Pelayanan di bagian organisasi (yang paling terdampak) untuk sementara pindah ke ruangan saber pungli,” ucapnya Kamis (17/9/2026).

Seperti diketahui, kebakaran kantor Sekretariat Daerah Banjar diduga disebabkan korsleting colokan listrik di dekat riasan agustusan. Sehingga api cepat membesar. Menurut Rina, posisi hiasan Agustusan berdempetan dengan dinding ruangan Bagian Organisasi. Di area tersebut juga terdapat colokan listrik yang diduga menjadi titik awal api.

Terpisah, Kepala UPTD Damkar Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan Setda Kota Banjar memiliki alat pemadam api ringan (APAR), baik di lantai satu maupun lantai dua.

“Keberadaan apar sangat penting saat terjadinya kebakaran, dan akses untuk pengambilannya pun mudah terjangkau,” ujarnya.

Baca Juga:Dewas RSUD: Double Job, Double Income!Unsil Kenalkan Kemasan Baru Gula Aren Kristal di Tasikmalaya

Berdasarkan informasi, APAR yang tersedia di Setda Kota Banjar masing-masing berjumlah dua tabung. Setiap tabung memiliki kapasitas 6 kilogram.

Sebelumnya, kebakaran melanda Kantor Wali Kota Banjar Rabu (16/9/2026) malam. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Penyabnya diduga korsleting listrik pada area hiasan Agustusan. Api menghanguskan area resepsionis atau ruang penerima tamu di bagian depan Kantor Wali Kota Banjar.

0 Komentar