TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, telah kembali ke Kota Tasikmalaya setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Makkah.
Setelah menjalani cuti lebih dari 20 hari, Viman dijadwalkan kembali aktif menjalankan tugas pemerintahan mulai Rabu (3/6/2026).
Viman bersama istrinya, Elvira Kammarov Putri, tiba di Kota Tasikmalaya pada Selasa (2/6/2026) dini hari.
Baca Juga:Demokrasi Inklusif di Kota Tasikmalaya Masih Tersandung Akurasi dan AksesibilitasKeterbatasan Anggaran Tak Surutkan Ambisi Tim Voli Kota Tasikmalaya Memburu Medali di Porprov
Keduanya sebelumnya mendarat di Indonesia pada Senin malam (1/6/2026) sekira pukul 23.00, dan disambut keluarga serta jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Bagian Umum Setda Kota Tasikmalaya di Bandara Sorkarno Hatta.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tasikmalaya, Amran Saefullah, membenarkan kepulangan orang nomor satu di Kota Resik tersebut.
“Ya benar, Pak Wali Kota sudah tiba di Kota Tasikmalaya tadi dini hari. Hari ini beliau masih off, istirahat dulu. Besok kemungkinan mulai aktif,” ujar Amran kepada Radar.
Menurut dia, waktu istirahat diperlukan mengingat perjalanan udara dari Arab Saudi menuju Indonesia memakan waktu cukup panjang.
“Hari ini beliau harus istirahat karena di pesawat perjalanan Arab Saudi ke Indonesia kan hampir 9 jam. Semoga beliau kondisinya sehat,” tambahnya.
Kembalinya Viman sekaligus mengakhiri masa tugas Diky Candra sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tasikmalaya.
Selama Viman menunaikan ibadah haji, Diky menjalankan roda pemerintahan dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Baca Juga:Mama Kudang dan Jejak Kota Santri, Peneliti Ungkap Pengaruh Besar Jaringan Ulama hingga PesantrenDi Joglo Itu, Budi Mahmud Menyiapkan Masa Depan!
Pada hari pertama kembali menjalankan tugas sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky menyampaikan permohonan maaf kepada Wali Kota, jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta masyarakat apabila selama menjabat sebagai Plh masih terdapat kekurangan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Wali Kota, jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya, dan seluruh masyarakat apabila selama menjalankan tugas sebagai Plh Wali Kota masih banyak kekurangan. Semua yang kami lakukan semata-mata untuk menjaga jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tutut Diky.
Diky menilai kepulangan Viman memberikan kepastian kepemimpinan daerah setelah lebih dari tiga pekan roda pemerintahan dijalankan melalui mekanisme pelaksana harian.
Menurutnya, keberlanjutan pembangunan dan pelayanan publik akan semakin optimal dengan kembali bertugasnya kepala daerah definitif.
