Mengetuk Pintu Langit di Alun-alun Parungponteng saat 100 HA Sawah Gagal Panen Akibat Kemarau

pendim
Warga Desa Parungponteng Kabupaten Tasikamalaya bersama Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya melaksanakan Shalat Istisqa di Alun-alun Parungponteng.
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADSIK – Di bawah terik matahari yang menyengat, warga Parungponteng bersama personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya melaksanakan Shalat Istisqa di Lapangan Alun-alun Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (02/08).

Usaha mengetuk pintu langit yang dilakukan warga dan Satgas TMMD ini mengingat di Desa Parungponteng sudah melampaui empat bulan tak kunjung turun hujan. Sedikitnya 100 hektar lahan sawah di desa ini kekeringan.

“Kurang lebih 100 hektar sawah gagal panen. Ini sama dengan 50 persen kerugian yang dialami para petani di desa kami,” ungkap Kepala Desa Parungponteng H Entis Sutisna kepada radar tasikmalaya, Senin (03/08).

Baca Juga:Menanti Awan Hitam Demi Setetes Air, TMMD ke-129 Menjawab Derita Kekeringan di Kampung Cilintung Tasikmalaya

Disampaikan Entis, sawah-sawah warga tidak tampak hijau segar atau bulir-bulir padi keemasan. Biasanya, sambung dia, pesawahan kerap mempertontonkan tarian padi yang meliuk-liuk saat disapu angin. Kini yang tersisa hanyalah batang-batang padi kecokelatan meranggas dan terjadi retakan tanah.

Sebagai upaya, Entis mengerahkan warga bersama Satgas TMMD ke-129 untuk mengetuk pintu langit. Kegiatan diawali dengan Shalat Dzuhur berjamaah di masjid. Seluruh jemaah yang terdiri dari masyarakat dan personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya menuju Lapangan Alun-alun Parungponteng melaksanakan Shalat Istisqa, wujud permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.

Shalat Istisqa dipimpin Ustadz Muhammad Zuhaeni sebagai imam. Sementara khutbah disampaikan Ustadz Lasiman. Dalam khutbahnya, khatib mengajak seluruh jemaah untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Suasana khusyuk menyelimuti seluruh rangkaian ibadah. Masyarakat dari berbagai kalangan dan personel Satgas TMMD berbaur dan memanjatkan doa. Usai pelaksanaan Shalat Istisqa dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan.

Suasana hangat penuh kekeluargaan tampak mewarnai kebersamaan antara masyarakat dan personel Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya ukhuwah, persatuan, dan semangat gotong royong yang terus terjalin di tengah masyarakat.

Momen Shalat Istisqa sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun melalui doa menjadi bagian dari semangat TMMD, yaitu hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga dalam membangun nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan keimanan.

0 Komentar