TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Polemik komentar kasar yang diduga dilakukan pegawai PPPK RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Norma Zahara (NZ), terus bergulir.
Setelah permintaan maaf disampaikan secara terbuka tadi siang, kini perhatian publik kini bergeser ke ranah pribadi.
Sejumlah warganet mulai mengulik identitas keluarga NZ. Di berbagai platform media sosial beredar informasi yang menyebut perempuan asal Kecamatan Tamansari itu merupakan anak seorang anggota DPRD Kota Tasikmalaya yang masih aktif menjabat.
Baca Juga:UMKM Tepas Papandayan Didorong Naik Kelas, OJK Tasikmalaya Perkuat Akses Keuangan Lewat Desa EKISalah Tafsir Aturan Tarif Retribusi Pasar Dikoreksi, Pemkot Tasikmalaya Buka Keran Review
Informasi tersebut belum mendapat konfirmasi maupun pembenaran dari pihak bersangkutan. Namun, kolase foto NZ bersama sosok yang disebut-sebut sebagai ayahnya telah beredar luas dan memancing beragam komentar publik.
Di Instagram, sejumlah akun mempertanyakan kebenaran informasi tersebut. Ada yang meminta identitas akun media sosial NZ, mempertanyakan keterkaitan anggota DPRD yang disebut-sebut sebagai ayahnya, hingga melontarkan kritik agar persoalan tidak menyeret keluarga.
Sebagian warganet juga mengingatkan agar publik tidak menghakimi keluarga atas kesalahan yang diduga dilakukan individu.
Namun, tidak sedikit pula komentar bernada sinis yang mengaitkan persoalan tersebut dengan figur yang disebut sebagai anggota legislatif.
Fenomena itu menunjukkan derasnya arus informasi di media sosial. Ketika sebuah kasus menjadi viral, batas antara kepentingan publik dan ranah pribadi kerap menjadi kabur. Jemari warganet pun bergerak lebih cepat daripada proses klarifikasi.
Sebelumnya, NZ telah menyampaikan permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu siang (5/8/2026).
Dalam video tersebut, ia mengaku menyesali komentar yang diunggahnya di media sosial Threads karena telah menyakiti almarhum Yuli Rizal beserta keluarganya.
Baca Juga:Pegawai RSUD dr Soekardjo Minta Maaf Usai Viral, Siap Terima Sanksi: Jejak Digital Tak Bisa DihapusKomentar Pegawai RSUD dr Soekardjo Viral, Dinkes Tasikmalaya Tegaskan Etika Profesi Tak Boleh Gugur di Medsos
“Saya Norma Zahara, izinkan saya menyampaikan permintaan maaf dan penyesalan saya yang sebesar-besarnya terhadap sikap dan tindakan saya di sosial media Threads yang telah menyinggung dan menyakiti almarhum Yuli Rizal beserta keluarga,” ujarnya.
NZ mengakui komentarnya tidak mencerminkan etika dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Ia juga menyatakan siap menerima seluruh konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Mengenai pekerjaan saya, saya bertanggung jawab penuh kepada kedinasan dan instansi terkait. Saya siap menerima konsekuensi apa pun sesuai aturan,” katanya.
