Perkuat Peran Keluarga di Kabupaten Ciamis, Kekerasan Perempuan dan Anak Harus Dicegah Sejak Dini

Perkuat peran keluarga
Kepala Bidang PPPA DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Elis Lismayani SKM Bdn MM saat menjadi pembicara dalam Seminar “Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Anak, Remaja dan Keluarga” di Gedung Wisaka Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (12/9/2026). (Istimewa)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Ciamis tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Penguatan fungsi keluarga dinilai menjadi langkah penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama yang dapat memberikan perlindungan, perhatian dan rasa aman kepada anak.

Hal itu menjadi salah satu pembahasan dalam Seminar “Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Anak, Remaja dan Keluarga” yang digelar Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Ciamis bersama Komisi Perempuan, Remaja, Keluarga dan Perlindungan Anak DPD Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Wisaka Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (12/9/2026), tersebut mengusung tema “Penguatan Fungsi Keluarga dalam Membentengi dari Ancaman LGBT dan Masalah Sosial.”

Baca Juga:HUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama RakyatPengayuh Becak di Manonjaya Terima Becak Listrik, Ini Pesan Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Jejen Jenal

Kepala Bidang PPPA DP2KBP3A Kabupaten Ciamis, Elis Lismayani SKM Bdn MM mengatakan meningkatnya kasus kekerasan anak dan perempuan harus diikuti dengan penguatan pencegahan, terutama dari lingkungan keluarga.

“Semua itu agar perempuan dan anak di Kabupaten Ciamis mendapatkan perlindungan,“katanya kepada Radar, Minggu (13/9/2026).

Menurut Elis, penguatan keluarga perlu menjadi gerakan bersama di tengah masyarakat. Keluarga yang mampu membangun komunikasi, memberikan perhatian dan menciptakan rasa aman menjadi salah satu fondasi utama dalam melindungi perempuan dan anak.

“Perempuan berdaya, keluarga kuat dan anak terlindungi. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,“ ujarnya.

Ia menegaskan keluarga harus menjadi benteng pertama dalam mencegah anak menjadi korban kekerasan maupun terjerumus dalam berbagai persoalan sosial.

“Seharusnya keluarga menjadi tempat pertama bagi anak untuk mendapatkan rasa aman, kasih sayang dan perhatian,“ katanya.

Elis menyebut ketahanan keluarga setidaknya mencakup tiga aspek, yakni ketahanan fisik, ketahanan sosial dan ketahanan psikologis. Ketiga aspek tersebut harus diperkuat secara bersamaan karena kondisi keluarga turut memengaruhi perkembangan karakter dan perilaku anak.

Baca Juga:Magnet Pilpres 2029 Menguat, Waketum Golkar Ahmad Doli Tangkap Sinyal dari AHYDPRD Jabar Bahas PAPBD 2026, NasDem Soroti Penurunan Pendapatan hingga Rencana Utang Rp3,4 Triliun

“Ketiganya perlu diperkuat secara bersamaan karena kondisi keluarga dapat berpengaruh terhadap perkembangan karakter dan perilaku anak,“ ujarnya.

0 Komentar