TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Dunia kerja tak cukup hanya ditopang target dan angka.
Kebugaran, disiplin, ketahanan mental hingga kemampuan menghadapi tekanan juga menjadi modal penting bagi pekerja profesional.
Semangat itulah yang dibawa Satuan Latihan Khusus Tarung Derajat BRI Singaparna (Satlatsus BRISPA) yang resmi berdiri, Sabtu (12/9/2026).
Baca Juga:KADIN Jabar Minta Drama Mukota Kota Tasikmalaya Tamat, Abdul Karim Ditagih Kerja NyataTiga Kali Dipanggil Tak Muncul, Kursi Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Akhirnya Resmi Jadi Milik Karim
Satuan latihan tersebut menjadi ruang bagi insan perbankan untuk mengasah fisik sekaligus membangun karakter melalui olahraga Tarung Derajat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB itu diawali dengan latihan fisik yang dipimpin Pelatih Utama Tarung Derajat Kabupaten Tasikmalaya, Guru Maman Kasman.
Meski berlangsung pada hari libur, anggota Satlatsus BRISPA tetap mengikuti latihan.
Bagi mereka, akhir pekan bukan semata waktu untuk rebahan, tetapi juga kesempatan menjaga kebugaran dan mengisi energi sebelum kembali menghadapi rutinitas pekerjaan.
Latihan fisik tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembentukan karakter petarung. Disiplin, fokus, keberanian, ketangguhan dan kemampuan mengendalikan diri menjadi nilai yang diharapkan ikut terbawa ke lingkungan kerja.
Bagi insan perbankan yang setiap hari berhadapan dengan tuntutan pelayanan dan berbagai tekanan pekerjaan, Tarung Derajat dinilai dapat menjadi salah satu sarana menjaga kondisi fisik sekaligus menyegarkan pikiran.
Usai latihan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peresmian Satlatsus BRISPA.
Lagu Indonesia Raya dikumandangkan sebagai pembuka sebelum kegiatan memasuki agenda sambutan dan pengukuhan kepengurusan.
Baca Juga:Asep Saepulloh Pilih No Comment soal Mukota KADIN Kota Tasikmalaya Tetap JalanPleno Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Segera Dimulai! Alif Hamzah Jadi Ketua SC, Arif Hidayat Putra Pegang OC
Ketua Satlatsus BRISPA, Ari Apriansyah Prawirastya, mengatakan keberadaan satuan latihan tersebut menjadi upaya membangun sinergi antara olahraga dan dunia profesional.
Menurut dia, nilai-nilai dalam Tarung Derajat tidak berhenti di tempat latihan. Kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, fokus serta ketangguhan menghadapi tekanan juga relevan diterapkan dalam kehidupan kerja.
“Nilai-nilai Tarung Derajat diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya kerja,” ujarnya.
Ia berharap Satlatsus BRISPA tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi wadah membangun mental, karakter, kebersamaan dan solidaritas di lingkungan BRI.
Area Head 3 BRI Region 9 Bandung sekaligus Penanggung Jawab Satlatsus BRISPA, Hary Prasetyo, mengapresiasi terbentuknya satuan latihan tersebut.
Menurutnya, olahraga dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan pekerja yang disiplin, sigap dan profesional.
