Selain proses verifikasi, tim Fauzan juga mempersoalkan perubahan jadwal Mukota yang dinilai dilakukan secara mendadak.
Agus mengatakan pihaknya juga mempertanyakan tidak adanya batas waktu atau masa sanggah yang jelas setelah penetapan hasil verifikasi bakal calon.
“Ketika kemarin penetapan, tidak ada masa sanggah atau seperti apa? Makanya hari ini kita sampaikan. Walaupun tidak ada masa sanggah, kita ajukan permintaan klarifikasi,” katanya.
Bagi tim Fauzan, transparansi menjadi poin utama.
Baca Juga:Pendataan Perpustakaan Jadi Penentu IPLM, Pemkot Tasikmalaya Ingatkan Data Tak Valid Bisa Pengaruhi AnggaranAturan Jadi Tameng, Transparansi Masih Buntung? SC Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya Bantah Tudingan Penjegalan
Jika memang terdapat bakal calon yang tidak memenuhi syarat, Agus menyatakan keputusan tersebut harus disampaikan secara terbuka berikut dasar ketidaksesuaian persyaratannya.
“Ketika memang ada calon yang tidak layak, silakan didiskualifikasi. Cuma jangan sampai terkesan bahwa dalam hal ini tidak menyeluruh,” tegasnya.
Ia meminta seluruh syarat dan prasyarat bakal calon dijelaskan secara terang.
Menurut Agus, publik maupun peserta kontestasi perlu mengetahui mengapa seorang bakal calon dinyatakan memenuhi syarat, sementara calon lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“Ini si A lolos dengan kualifikasi yang sudah sesuai. Si B tidak sesuai, apa saja ketidaksesuaiannya?” ujarnya.
Agus berharap KADIN Jawa Barat memberikan penjelasan yang komprehensif melalui SC dan OC.
Ia menilai penjelasan terbuka dibutuhkan agar polemik tidak berkembang menjadi tudingan, fitnah maupun gibah politik organisasi.
“Supaya tidak menjadi fitnah atau gibah ke depannya,” katanya.
Baca Juga:Tasik Muslim Fair 2026 Kembali Hadir, Target Pengunjung Naik Jadi 50 RibuPolemik Mukota KADIN Kota Tasikmalaya Mulai Muncul! Fauzan Tak Lolos Verifikasi, Diduga Dijegal
Sementara itu, Ketua SC Mukota V KADIN Kota Tasikmalaya, Dr H Dodo Murtado, membenarkan kedatangan tim Fauzan.
Dodo mengatakan SC menerima berkas yang disampaikan tim tersebut terkait proses verifikasi bakal calon.
Menurutnya, tim Fauzan menyampaikan sejumlah temuan yang dinilai janggal dalam proses verifikasi.
“Jadi terkait dengan hari ini kami menerima tim dari Pak Fauzan terkait dengan proses verifikasi karena mereka mendapatkan beberapa temuan yang dianggap janggal menurut tim Pak Fauzan,” tutur Dodo.
Dodo menegaskan SC akan memfasilitasi penyampaian keberatan tersebut kepada KADIN Jawa Barat.
“Tanggapan kemudian klarifikasi atau konfirmasi ataupun hal yang disampaikan tim Pak Fauzan itu akan disampaikan ke Kanwil Jabar,” jelasnya.
Dengan demikian, keberatan kubu Fauzan kini resmi masuk ke jalur organisasi.
