TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persaingan memperebutkan kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya memasuki babak penting.
Musyawarah Kota (MUKOTA) V KADIN Kota Tasikmalaya dipastikan digelar pada Sabtu, 12 September 2026, di Ballroom Grand Metro, Kota Tasikmalaya.
Dua nama telah dinyatakan lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan untuk maju sebagai calon Ketua KADIN Kota Tasikmalaya.
Keduanya yakni Asep Saepulloh dan Muhamad Abdul Karim.
Baca Juga:UMB AI Educator Day 2026 Dorong Digitalisasi SekolahCegah Anemia Remaja Putri, Pemkot Tasikmalaya Gencarkan Aksi Bergizi di Sekolah
Kepastian tersebut ditetapkan Steering Committee (SC) MUKOTA V melalui rapat pleno yang digelar di Sekretariat Panitia MUKOTA KADIN Kota Tasikmalaya, Rabu (9/9/2026) pukul 14.18 WIB.
Rapat pleno tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Hasil Keputusan Verifikasi Dewan Pengurus KADIN Provinsi Jawa Barat Nomor 0128/WKU/IX/2026 tentang Penyampaian Hasil Asistensi Penyelenggaraan MUKOTA V KADIN Kota Tasikmalaya Tahun 2026.
Keputusan itu kemudian dituangkan dalam Berita Acara Nomor 23/BA-TL/MUKOTA-V/KADIN-KT/IX/2026.
Dengan ditetapkannya dua calon ketua, MUKOTA V bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi pengusaha.
Forum tersebut juga menjadi ruang untuk menentukan arah KADIN Kota Tasikmalaya dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang kian kompleks.
Terlebih, pelaku usaha saat ini dihadapkan pada ketidakpastian ekonomi, perubahan pasar, hingga tuntutan agar dunia usaha mampu beradaptasi lebih cepat.
MUKOTA V KADIN Kota Tasikmalaya mengusung tema Penguatan Peran Kadin sebagai Mitra Strategis Pemerintah melalui Kolaborasi Adaptif untuk Mendorong Pengusaha Tangguh dan Akselerasi Ekonomi Daerah dalam Menghadapi Tantangan Global.
Baca Juga:Pedagang Dadaha Kota Tasikmalaya Keluhkan Sepinya Pembeli, 1.000 Paket Sembako Jadi Napas BantuanHayu Gawe Go Tiap Pekan! Disnaker Kota Tasikmalaya Terus Permudah Hubungkan Pencari Kerja dan Perusahaan
Tema tersebut menempatkan KADIN bukan hanya sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Di titik inilah kepemimpinan KADIN ke depan menjadi penting. Sebab, tantangan dunia usaha tidak cukup dijawab dengan forum dan jargon kolaborasi semata.
Pelaku usaha membutuhkan pendampingan, akses, kebijakan yang responsif, serta ruang usaha yang semakin terbuka.
KADIN Kota Tasikmalaya juga diharapkan mampu memperkuat perannya dalam mendampingi pelaku usaha, mulai dari sektor UMKM hingga industri dengan skala yang lebih besar.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah pun diharapkan tidak berhenti pada meja pertemuan.
Sinergi tersebut perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret yang mampu memperkuat daya saing pengusaha lokal sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya.
