Como Tumbangkan Napoli 2-1, Fabregas: Kami Belajar Banyak dari Kekalahan Melawan Milan

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

Fabregas juga memberikan pujian kepada pemain-pemain yang masuk dari bangku cadangan. Ia mengaku cukup lelah setelah pertandingan dengan intensitas tinggi tersebut.

“Melihat pemain-pemain yang masuk, saya berpikir mereka mungkin sudah melakukan pergantian lebih banyak dari yang seharusnya. Sekarang saya benar-benar kelelahan,” tuturnya sambil bercanda.

Meski berhasil mengalahkan Napoli di kandangnya, Fabregas menegaskan bahwa Como masih membutuhkan banyak waktu untuk benar-benar menjadi sebuah tim yang solid.

Baca Juga:Juventus vs Parma: Spalletti Siapkan Alajbegovic untuk Gantikan YildizSabatini: Juventus Akan Jadi Ujian Sesungguhnya bagi AC Milan

Perubahan besar dalam komposisi skuad membuat proses membangun chemistry tidak mudah. Terlebih lagi, Como musim ini harus menghadapi jadwal yang lebih padat karena tampil di Liga Champions.

“Bagi saya, kami masih membutuhkan banyak hal. Sulit membangun sebuah keluarga ketika terjadi begitu banyak perubahan. Tahun ini, dengan adanya Liga Champions, kami memang harus melakukan itu,” ujar Fabregas.

“Masih banyak waktu yang dibutuhkan untuk memahami apa yang harus kami lakukan,” tegasnya.

Satu hal yang secara terang-terangan diungkap Fabregas setelah pertandingan adalah kebutuhan Como untuk mendatangkan penyerang tambahan sebelum bursa transfer ditutup.

Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa Douvikas memiliki rasa lapar dan keinginan bermain yang luar biasa.

Akan tetapi, menurutnya, mengandalkan satu penyerang untuk menjalani kompetisi domestik sekaligus Liga Champions merupakan risiko besar.

“Jelas, saya mengharapkan seorang penyerang. Douvikas memiliki rasa lapar yang luar biasa, tetapi dia tidak mungkin bermain di liga dan kompetisi Eropa sendirian,” tutur Fabregas.

Baca Juga:Como vs Napoli: Fabregas Menyesal Pernah Bertengkar dengan Allegri di San SiroMedia Italia: AC Milan Wajib Beli Pemain Papan Atas

Fabregas berkaca pada pengalaman musim lalu ketika Como harus menghadapi situasi sulit setelah kehilangan Alvaro Morata akibat cedera.

“Musim lalu kami sangat menderita bersama Morata. Selama berbulan-bulan kami tidak bisa mengandalkannya karena cedera. Bermain setiap tiga hari dengan level seperti ini tidaklah mudah,” ujarnya.

Kemenangan atas Napoli sekaligus menunjukkan bahwa Como tidak datang ke musim 2026/27 hanya untuk menjadi pelengkap.

Di bawah arahan Fabregas, mereka mulai menunjukkan keberanian menghadapi klub-klub besar Serie A.

Tiga poin dari Maradona menjadi modal berharga bagi Como untuk menghadapi padatnya musim, terutama ketika mereka harus membagi fokus antara Serie A dan Liga Champions.

0 Komentar