Como vs Napoli: Fabregas Menyesal Pernah Bertengkar dengan Allegri di San Siro

Cesc Fabregas
Cesc Fabregas Foto: Tangkapan layar Instagram@comofootball
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Pertandingan Napoli vs Como pada pekan kedua Serie A 2026/2027 bukan sekadar duel dua tim yang sama-sama mengincar kemenangan.

Laga di Stadion Diego Armando Maradona itu juga mempertemukan kembali dua pelatih yang memiliki sejarah kurang menyenangkan.

Cesc Fabregas akan kembali berhadapan dengan Massimiliano Allegri, yang kini menjadi pelatih Napoli.

Baca Juga:Media Italia: AC Milan Wajib Beli Pemain Papan AtasAC Milan Tumbangkan Venezia 2-0: Goncalo Ramos Berkah Sekaligus Kutukan Bagi Rossoneri

Keduanya sempat terlibat ketegangan saat Como menghadapi AC Milan di San Siro pada pertandingan kedua dari akhir Serie A musim lalu.

Pertandingan tersebut meninggalkan cerita tersendiri. Perselisihan Fabregas dan Allegri bahkan berlanjut setelah laga berakhir.

Kini, keduanya kembali bertemu, tetapi dengan situasi yang berbeda. Allegri telah meninggalkan Milan dan mengambil alih Napoli, sedangkan Fabregas melanjutkan proyeknya bersama Como.

Pertandingan Napoli vs Como dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026 pukul 23.30 WIB.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Fabregas tidak menghindari pertanyaan mengenai hubungannya dengan Allegri dan insiden yang terjadi di San Siro.

Fabregas terlebih dahulu membahas tantangan menghadapi Napoli sebelum kemudian memberikan komentarnya mengenai Allegri.

Menurut mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea tersebut, Napoli merupakan tim matang yang memiliki pengalaman bermain bersama selama bertahun-tahun.

Baca Juga:Leao Menangis Tinggalkan AC Milan: Ini Bukan Cinta TerakhirAmorim Beri Sinyal Rafael Leao Tinggalkan AC Milan: “Ada Saatnya Lebih Baik Pergi” 

“Pertandingan melawan Napoli adalah pertandingan melawan tim yang matang. Bermain di Maradona merupakan pertandingan yang sangat penting dan akan sangat sulit. Mereka sudah bermain bersama selama bertahun-tahun,” ujar Fabregas.

Ia juga mengakui bahwa Como tengah berusaha membangun fondasi klub dalam jangka panjang.

“Kami mencoba membangun sesuatu yang sangat mirip dengan apa yang telah dilakukan De Laurentiis selama 20-25 tahun. Mereka adalah contoh yang sangat besar bagi kami,” lanjutnya.

Setelah itu, Fabregas ditanya mengenai Allegri dan kejadian di San Siro dan jawabannya cukup mengejutkan.

“Saya menyesali apa yang terjadi. Kami tidak sempurna dan saya akan belajar dari hal tersebut. Tetapi saya memiliki rasa hormat yang maksimal kepada pelatih. Kepadanya dan kepada Napoli,” tegas Fabregas.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Fabregas tidak ingin membawa persoalan masa lalu ke dalam pertandingan kali ini.

0 Komentar