Tim Pengabdian Dosen Unsil Dampingi Guru Matematika di Kabupaten Tasikmalaya Susun Soal TKA

unsil tasikmalaya
Tim Dosen Unsil Tasikmalaya berfoto bersama saat melaksanakan penguatan kompetensi guru Matematika SMP Kabupaten Tasikmalaya di Aula eks Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (27/8/2026). (ist)
0 Komentar

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, guru tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai konsep asesmen, tetapi juga mempraktikkan penyusunan instrumen tes dan memperoleh umpan balik dari ahli maupun sesama guru.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu guru memahami konsep asesmen pembelajaran, meningkatkan keterampilan dalam menyusun instrumen tes yang berkualitas, serta menghasilkan bank soal kemampuan akademik matematika yang dapat dimanfaatkan dalam proses evaluasi pembelajaran,”katanya.

Tim pengabdian juga menawarkan sejumlah solusi untuk meningkatkan kapasitas guru, mulai dari pelatihan konsep dan prinsip pengembangan TKA, pendampingan penyusunan kisi-kisi dan butir soal, pengembangan bank soal kemampuan akademik matematika, hingga penguatan kolaborasi melalui Forum MGMP.

Baca Juga:Tak Lagi Menunggu Masyarakat Datang, RSUD dr Soekardjo Hadir Menyapa Lewat Program Sapa SehatKKN Muhammadiyah Aisyiyah Kelompok 83 Gelar Sosialisasi Parenting di RA Al Hidayah

Salah satu usulannya adalah membentuk Tim Pengembangan TKA MGMP Matematika SMP di Kabupaten Tasikmalaya. Tim tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengembangan soal TKA dan meningkatkan kualitas asesmen pembelajaran matematika.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi profesional guru matematika SMP di Kabupaten Tasikmalaya dalam bidang asesmen pembelajaran, khususnya dalam pengembangan soal tes kemampuan akademik yang berkualitas dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21,”ujarnya.

Mega menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat mengenai pendidikan inklusif dan berkualitas serta kesempatan belajar sepanjang hayat.

“Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat yaitu menjamin pendidikan inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua,”tambahnya.

Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya Dadang Darmanto SPd MPd mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Unsil. Menurutnya, kegiatan tersebut penting karena rata-rata nilai TKA Matematika SMP di Jawa Barat pada 2026 tercatat 39,87, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional 40,33.

“Hasil TKA 2026 untuk matematika tingkat SMP masih di bawah nasional. Sedangkan upaya untuk meningkatkannya nilai TKA, MGMP matematika kerja sama dengan Unsil melalui pengabdian masyarakat ini,”ujarnya.

Dadang juga menyambut baik usulan pembentukan Tim Pengembangan TKA MGMP Matematika SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Namun, usulan tersebut akan terlebih dahulu dilaporkan kepada kepala dinas.

0 Komentar