Bukan Pemurtadan, ini Kronologi Rombongan Warga Cibeureum Tasikmalaya ke Jakarta!

kronologi rombongan warga Cibeureum ke Jakarta
Tabayun dan klarifikasi terkait dugaan ajakan ke tempat ibadah di Jakarta, Minggu (2/8/2026). istimewa for radartasik.id 
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Polemik keberangkatan puluhan warga Cibeureum, Kota Tasikmalaya, ke sebuah tempat ibadah di Jakarta Utara dibahas dalam forum tabayun dan klarifikasi yang digelar di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (2/8/2026).

Pertemuan tersebut digelar menyusul munculnya keresahan dan beragam informasi di tengah masyarakat terkait tujuan keberangkatan warga.

Dalam forum itu, koordinator rombongan, warga peserta perjalanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Kesbangpol, FKUB, dan kepolisian menyampaikan keterangan masing-masing.

Baca Juga:Truk Tangki B50 Masuk Jurang di Gentong Tasikmalaya, Hindari Kendaraan Lain hingga OlengKesbangpol Kota Tasikmalaya Ungkap Duduk Perkara Dugaan Pemurtadan, Berawal dari Informasi Mulut ke Mulut

Kegiatan berlangsung di Ruang Tantya Sudhirajati Mako Polres Tasikmalaya Kota, Jalan Letnan Harun, Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, sejak pukul 16.30 hingga 18.00 WIB.

Kasat Intelkam Polres Tasikmalaya Kota AKP Widi Eko Prastyono membenarkan bahwa tabayun dilakukan untuk mencari titik temu sekaligus mencegah persoalan berkembang lebih luas.

Menurut Widi, forum tersebut bukan untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan mengklarifikasi informasi yang berkembang dan menjaga kondusivitas Kota Tasikmalaya.

Dalam forum tersebut, koordinator rombongan, D, menjelaskan keberangkatan ke Jakarta bermula dari persoalan kesehatan anaknya.

D mengaku sempat bercerita kepada keluarganya di Jakarta mengenai kondisi anaknya.

Keluarga kemudian menyarankan agar anaknya menjalani kegiatan yang disebut sebagai totok pembuka aura di Jakarta.

D juga menyampaikan bahwa dirinya telah beragama Islam dan mengaku tidak pernah mengajarkan istrinya mengenai agama lain.

Baca Juga:Warga Tasikmalaya Diminta Tak Gampang Terprovokasi Hoaks, Aspirasi Tetap Harus BeradabDua Rumah Ludes Dilalap Api di Tamansari Tasikmalaya, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

Sementara itu, istrinya, L, mengatakan dirinya kemudian mengajak tetangga untuk ikut pergi ke Jakarta.

Kepada tetangga, ia menyampaikan bahwa perjalanan tersebut berkaitan dengan kegiatan kerohanian salah satu agama, sekaligus silaturahmi dengan keluarga suaminya dan rekreasi.

Namun, L mengaku tidak mengetahui seluruh orang yang kemudian bergabung dalam rombongan.

“Saya awalnya hanya mengajak tetangga. Ketika tahu yang daftar sampai sekitar 120 orang, saya juga sempat kaget karena tidak mengenal orang-orang tersebut,” ujar L.

Sejumlah warga yang ikut dalam rombongan juga memberikan klarifikasi.

LN, salah seorang warga, mengaku mendapat informasi bahwa perjalanan ke Jakarta merupakan kegiatan silaturahmi keluarga suami Linda sekaligus rekreasi. Ia mengatakan perjalanan tersebut disebut tidak dipungut biaya.

LN juga mengaku awalnya mendapat informasi bahwa peserta akan menginap di hotel.

0 Komentar