Mukota KADIN Kota Tasikmalaya Disoal, ALB Klaim Forum Tetap Sah atas Persetujuan Jabar

ALB KADIN Kota Tasikmalaya
Perwakilan Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957, Ronny Muhamad Anugerah. Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Polemik Musyawarah Kota (Mukota) V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya belum juga benar-benar reda.

Meski Muhamad Abdul Karim telah ditetapkan sebagai ketua terpilih periode berikutnya, persoalan mengenai mekanisme dan legitimasi forum masih menjadi sorotan.

Di tengah keberatan sejumlah pengurus KADIN Kota Tasikmalaya periode 2021-2026, muncul penjelasan dari kalangan Anggota Luar Biasa (ALB) KADIN yang menyebut pelaksanaan Mukota tetap berjalan berdasarkan kesepakatan bersama serta persetujuan KADIN Jawa Barat.

Baca Juga:AMI Kritik Wakil Rakyat yang Terlalu Sibuk PencitraanNurul Awalin Resmi Daftar Ketua Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Calon Tunggal Pegang Komando! 

Perwakilan Himpunan Pengusaha Kosgoro 1957, Ronny Muhamad Anugerah, mengatakan dirinya hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut dalam kapasitas sebagai salah satu ketua ALB sekaligus mewakili himpunan pengusaha yang terdaftar sebagai anggota luar biasa KADIN.

Ronny menegaskan, undangan yang diterimanya pada awalnya merupakan agenda silaturahmi.

Namun, dalam pertemuan tersebut, pihak KADIN Jawa Barat kemudian membahas kembali jadwal pelaksanaan Mukota yang sebelumnya telah ditetapkan.

“Memang menerima undangan untuk silaturahmi. Tapi dalam perkembangannya, dalam silaturahmi itu pihak Jawa Barat menanyakan karena ini sudah sesuai jadwal,” kata Ronny, Kamis (17/92/2026).

Menurut dia, permohonan untuk mengundurkan jadwal Mukota sebelumnya telah ditolak karena agenda tersebut sudah masuk dalam jadwal KADIN Jawa Barat.

Ronny menjelaskan, percepatan agenda Mukota bukan hanya terjadi di Kota Tasikmalaya. Sejumlah KADIN kabupaten/kota di Jawa Barat juga disebut mengalami penarikan jadwal lebih cepat.

Hal itu berkaitan dengan rencana pelantikan kepengurusan KADIN kabupaten/kota secara serentak bersama KADIN Jawa Barat.

“Kalau mempertanyakan kenapa ini habisnya Oktober dan lain-lain, hampir semua KADIN di Jawa Barat itu ditarik lebih cepat karena nanti insyaallah akan dilaksanakan pelantikan serentak bersama KADIN Jawa Barat,” ujarnya.

Baca Juga:Kendaraan Dinas TNI di Makodim 0612 Tasikmalaya Diperiksa, Utamakan Keselamatan Viman Akui Mukota KADIN Kota Tasikmalaya Penuh Dinamika, Soal Proses: Kembalikan ke AD/ART

Ronny juga membantah anggapan bahwa pelaksanaan Mukota berjalan tanpa kesepakatan dari anggota luar biasa.

Menurutnya, proses tersebut telah dibicarakan dengan ALB yang memiliki keterkaitan langsung dengan forum.

Ia menyebut sejumlah organisasi seperti Gapensi, Gapekkindo, PHRI dan ALB lainnya ikut membahas keberlanjutan agenda tersebut.

“Enggak mungkin, karena ini atas kesepakatan dari ALB,” katanya.

0 Komentar