TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kesempatan bagi pencari kerja di Kabupaten Tasikmalaya untuk mengikuti program pemagangan ke Jepang masih terbuka. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperpanjang pendaftaran program pemagangan melalui International Manpower Japan of Indonesia (IM Japan) hingga 18 September 2026.
Sebelumnya, pendaftaran program kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dengan IM Japan tersebut dijadwalkan berakhir pada 12 September 2026. Perpanjangan ini memberikan kesempatan tambahan bagi calon peserta yang belum mendaftar maupun peserta yang telah mendaftar tetapi masih perlu melengkapi persyaratan administrasi.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPM-PTSP-TK) Kabupaten Tasikmalaya, Faisal Soeparianto, mengatakan peserta yang telah melakukan pendaftaran diminta segera mengikuti proses verifikasi dokumen sesuai jadwal.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
“Pendaftaran diperpanjang sampai dengan 18 September 2026. Bagi peserta yang sudah mendaftar, segera melakukan verifikasi dokumen agar proses seleksi dapat berjalan dengan lancar,” terang Faisal.
Verifikasi dokumen dilaksanakan hingga 19 September 2026, mulai pukul 08.00-15.00 WIB, bertempat di Gedung BLK Kabupaten Tasikmalaya.
Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman IM Japan maupun dengan datang langsung ke Kantor DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya. Calon peserta diminta memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan lengkap dan sesuai ketentuan karena kelengkapan administrasi menjadi tahap awal sebelum mengikuti proses seleksi.
Menurut Faisal, tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes matematika, tes kesamaptaan/kebugaran fisik, wawancara, tes kesehatan/MCU hingga tes bahasa Jepang.
Dari sisi manfaat, program tersebut menawarkan sejumlah fasilitas bagi peserta yang lolos dan mengikuti ketentuan program. Salah satunya peluang memperoleh penghasilan selama bekerja di Jepang.
“Program magang IM Japan menawarkan sejumlah manfaat bagi peserta yang berhasil mengikuti program tersebut. Peserta berpotensi memperoleh penghasilan sekitar Rp 12 juta hingga Rp 20 juta per bulan selama berada di Jepang,” ungkap dia.
Selain penghasilan, peserta berpotensi mendapatkan tunjangan subsidi pelatihan sebesar Rp10 juta sebelum keberangkatan dan Rp8 juta setelah berangkat. Peserta juga berpeluang memperoleh tunjangan modal usaha mandiri setelah kembali ke Indonesia, sekitar Rp60 juta untuk kontrak tiga tahun atau Rp90 juta untuk kontrak lima tahun.
