TASIKMALAYA, RADARTASIK.IS – Bursa calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda). Tiga nama kader, yakni Erry Purwanto, Aang Budiana dan Arief Arseha, mencuat sebagai kandidat yang dinilai memiliki peluang untuk memimpin Golkar Kabupaten Tasikmalaya.
Munculnya ketiga nama tersebut mendapat respons dari sejumlah pengurus dan politisi Golkar Jawa Barat. Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat Drs H Yod Mintaraga MPA menilai ketiganya memiliki kesempatan yang sama untuk maju dalam bursa calon ketua.
“Semuanya punya kesempatan dan memiliki pengalaman cukup di Golkar sebagai kader inti Golkar. Ketiganya tidak diragukan lagi kader tulen Golkar dan DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya yang berhasil melakukan kaderisasi,” ungkap Yod, kepada Radar.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Arip Rachman Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Temui Warga di Cibeureum Kota TasikmalayaHUT ke-25, DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Perkuat Komitmen Bersama Rakyat
Menurut Yod, ketiga kader tersebut juga memiliki pengalaman berorganisasi, baik di lingkungan organisasi pendiri Golkar maupun organisasi lainnya. Pengalaman itu menjadi modal penting dalam menghadapi kontestasi Musda sekaligus memimpin partai ke depan.
“Siapa yang tidak kenal Ery Purwanto, Arief Arseha dan Aang Budiana. Ketiganya merupakan kader terbaik Golkar yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya saat ini,” ungkap Yod THE LEGEND peraih muri di bidang legislatif sebagai anggota dewan terlama 8 periode berturut turut asal dapil 15 kota/kabupaten Tasikmalaya.
Yod menambahkan, terlepas dari siapa yang nantinya maju dan terpilih, ketiga nama tersebut dinilai memiliki kapasitas untuk membawa DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya menjadi lebih baik.
Sementara itu, Politisi Senior Golkar Jawa Barat Asep Suparman juga menilai Erry Purwanto, Arief Arseha dan Aang Budiana memiliki potensi untuk menduduki posisi Ketua DPD Golkar Kabupaten Tasikmalaya.
“Kang Erry Purwanto mempunyai pengalaman yang mumpuni. Kali ini kesempatan dia untuk maju di Pilkada sendiri,” kata Dosen Komunikasi Organisasi PT Swasta di Bandung ini.
Menurutnya, Arief Arseha memiliki pengalaman sekaligus dikenal santun dalam berpolitik. Sementara Aang Budiana dinilai memiliki kekuatan jejaring di kalangan santri serta pengalaman organisasi yang kuat.
“Semua bakal calon ini harus memiliki ghiroh untuk maju di Pilkada, jika Golkar mau ada perubahan. Tapi kalau hanya puas di legislatif ya bertahan di 7 kursi saja sudah baik,” ujar Sekretaris DPD Barisan Pemuda Nusantara Provinsi Jawa Barat ini.
