Dua Rumah Ludes Dilalap Api di Tamansari Tasikmalaya, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta

kebakaran dua rumah di Tamansari
Petugas Damkar BPBD Kota Tasikmalaya saat berusaha memadamkan api yang membakar dua rumah di Tamansari, Kamis (27/8/2026). Rezza Rizaldi / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kebakaran kembali menyentak warga di tengah permukiman padat Kota Tasikmalaya.

Dua rumah di Kampung Rahayu, RT 001/RW 001, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, ludes terbakar, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB.

Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik. Kobaran api dengan cepat membesar karena posisi rumah berada dalam kawasan permukiman yang saling berdempetan.

Baca Juga:Dua Rumah di Gobras Tamansari Tasikmalaya Kebakaran, Diduga Akibat Korsleting ListrikKredit Tumbuh 3,26 Persen, NPL Priangan Timur Mendekati Batas 5 Persen

Ketua Karang Taruna Kecamatan Tamansari, Dzikri Badruzaman, mengatakan api diketahui awal muncul sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat kejadian, salah satu keluarga penghuni rumah sedang mengikuti pengajian di Masjid Agung Tasikmalaya. Sementara penghuni rumah lainnya dalam kondisi sakit.

“Dugaan sementara dari korsleting listrik. Yang satu keluarga lagi pengajian di Masjid Agung Tasikmalaya, yang satu lagi sakit. Jadi warga panik karena harus menyelamatkan keluarga yang sakit itu,” kata Dzikri.

Menurut dia, saat petugas pemadam kebakaran tiba, api sudah membesar. Petugas kemudian berupaya memutus mata rantai api agar tidak menjalar ke rumah lain.

“Pas pemadam datang kondisi api sudah besar, jadi memutus mata rantai apinya. Kalau tidak diputus, mungkin merembet ke yang lainnya karena rumahnya sambung menyambung. Ada empat rumah,” ujarnya.

Kondisi bangunan yang berhimpitan membuat api seolah mendapat jalur bebas untuk berpindah.

Dua rumah akhirnya tak terselamatkan. Selain bangunan, seluruh perabotan rumah tangga ikut hangus terbakar.

Baca Juga:Perjalanan SMPN 2 Tasikmalaya Membuat Sekolah Aman, Anak Nyaman! Jangan Cuma Jadi Jalan ke Pangandaran, Goa Cikapinis Didorong Jadi Magnet Wisata Karangnunggal

Bahkan, persediaan padi milik salah satu keluarga yang baru saja panen turut menjadi korban. Dzikri menyebut mayoritas keluarga di lokasi tersebut berprofesi sebagai guru.

“Hampir keseluruhan keluarganya guru. Dua rumah habis termasuk segala perabotan di rumah juga habis. Padi juga di dalam ikut hangus karena rumah yang satunya baru panen,” katanya.

Jika ditaksir, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Namun, angka tersebut masih merupakan perkiraan warga dan belum menjadi hasil pendataan resmi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova mengatakan hasil asesmen sementara mencatat dua rumah mengalami kerusakan berat dan sudah tidak dapat dihuni.

“Dua rumah habis terbakar, perabotan rumah habis terbakar dan rumah sudah tidak bisa dihuni,” tutur Budi berdasarkan hasil asesmen BPBD.

0 Komentar