Asep mengungkapkan, peserta yang terlibat dalam pameran berasal dari sejumlah daerah di wilayah Priangan Timur, di antaranya Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Garut.
Kendaraan yang ditawarkan juga beragam, tanpa dibatasi merek, tahun, maupun jenis, mulai dari mobil untuk kebutuhan harian, kendaraan kerja, perjalanan luar kota hingga mobil hobi.
Gelaran Pasar Raya Mobil Bekas juga didukung oleh sejumlah perusahaan pembiayaan yang memberikan fasilitas kredit bagi calon pembeli. Kehadiran perusahaan pembiayaan ini memberi alternatif bagi konsumen yang ingin mendapatkan kendaraan melalui skema pembiayaan.
Baca Juga:BUMI Perluas Gurita Bisnis Tambang, Akuisisi Loyal Metals Rp 977 Miliar DisetujuiTPIA Ekspansi ke Bisnis Otomotif, Akuisisi Dealer Mobil Cycle & Carriage di Singapura-Malaysia
Pengunjung juga dapat melakukan test drive dengan didampingi panitia atau pemilik kendaraan sebelum menentukan pilihan.
Adapun transaksi kendaraannya dilakukan langsung antara konsumen dengan showroom atau pemilik kendaraan.
Asep menuturkan, respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut mulai terlihat dari transaksi yang terjadi sejak pameran pertama. Ia mencatat tiga unit mobil terjual pada pekan pertama, kemudian dua unit pada pekan berikutnya.
“Antusiasmenya di luar ekspektasi, alhamdulillah. Karena setiap minggu ada closing berarti kan animonya lumayan besar,” ujarnya. (fwd)
