TPS LIAR! Ada Lebih dari 10 Gundukan Sampah di Jalan Mashudi Tasikmalaya, Warga Minta Solusi Permanen

TPS Liar Jalan Mashudi Kota Tasikmalaya
Sejumlah pengendara melintasi gundukan sampah di tepian Jalan Mashudi Kecamatan Cibeureum, Kamis (20/8/2026). (Foto: Ujang Nandar/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persoalan Tempat Penampungan Sampah (TPS) liar masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Di mana banyak tepian jalan yang jadi tempat menggunduknya sampah yang mengganggu pandangan serta menimbulkan bau tak sedap.

Seperti di Jalan Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, di sepanjang jalur tersebut, ada lebih dari 10 titik gundukan sampah atau TPS liar. Kondisi itu membuat lingkungan di sekitar Jalan Mashudi terlihat kurang tertata.

Ironisnya, persoalan TPS liar tersebut seolah tidak pernah benar-benar selesai. Ketika salah satu titik dibersihkan oleh petugas, tumpukan sampah justru kembali muncul atau berpindah ke lokasi lainnya.

Baca Juga:Awal Mula TPP Dipotong: Pernah Ada Skenario 50 Persen dan 10 Persen!Di Balik TPP 20 Persen: Potongan, Pinjaman, atau Siasat Anggaran!

Situasi tersebut menunjukkan bahwa penanganan sampah tidak cukup hanya dilakukan dengan mengangkut tumpukan sampah yang sudah menumpuk. Pengawasan serta upaya mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan juga dinilai penting.

Yudi (34), salah seorang warga di Jalan Mashudi menyesalkan kondisi tersebut. Menurutnya, lalu lintas di jalur tersebut tergolong ramai dilalui masyarakat sehingga kebersihannya semestinya menjadi perhatian bersama.

“Jalan ini jalur utama. Kalau banyak sampah berserakan, tentu sangat mengganggu pemandangan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Yudi.

Ia berharap persoalan TPS liar di Jalan Mashudi tidak hanya ditangani secara sementara. Pemerintah, kata dia, perlu mencari penyebab munculnya titik-titik pembuangan liar sekaligus memastikan adanya pengawasan setelah lokasi dibersihkan.

Hal senada disampaikan Wahyu, warga sekaligus pengguna jalan yang mengaku terganggu dengan keberadaan tumpukan sampah tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena di sisi lain pemerintah terus melakukan penataan di berbagai ruas jalan. Namun, keberadaan sampah liar justru membuat hasil penataan kawasan menjadi kurang maksimal.

“Jangan hanya dibersihkan, setelah itu muncul lagi. Harus ada penanganan serius supaya masyarakat tidak sembarangan membuang sampah,” kata Wahyu..

Baca Juga:Uji Coba Lagi, E-Retribusi Parkir Tepi Jalan Kota Tasikmalaya Belum Diterapkan TotalE-Retribusi Parkir Kota Tasikmalaya Diresmikan Tanpa Kesiapan, Jukir di Lapangan Masih Tunggu Arahan

Ia menilai pengawasan di tingkat lingkungan juga perlu diperkuat. Tidak hanya pemerintah kota melalui dinas terkait, tetapi unsur kewilayahan seperti kelurahan, RT dan RW dinilai dapat ikut berperan dalam mencegah munculnya TPS liar.

Menurutnya, pengawasan berbasis lingkungan dapat dilakukan dengan memantau titik-titik yang selama ini sering digunakan untuk membuang sampah.

0 Komentar