Jadi Korban Pembunuhan, Warga Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya Ini Diduga Dihabisi Tetangga Sendiri

pembunuhan di tasikmalaya
Polisi saat mengevakuasi jenazah Jajang menuju RSUD KHZ Mustofa Sabtu (3/10/2026). (IST)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Kasus dugaan penganiayaan yang berujung maut di Kampung Cibeureum, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, menemui terang. Satreskrim Polres Tasikmalaya mengamankan seorang pria berinisial PF (38) atas meninggalnya Jajang Nuryadin (36) dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (3/10/2026) pagi. Terduga pelaku merupakan warga setempat

“Pelaku sudah kami amankan dan yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian korban,” terang Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Syamsul Bahri, Senin (5/10/2026).

Menurut dia, saat diamankan pelaku tidak melakukan perlawanan. Proses pengungkapan hingga penangkapan pelaku berlangsung kurang dari 12 jam sejak jenazah Jajang ditemukan warga, yaitu Sabtu (3/10/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca Juga:LPS Bayarkan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jawa BaratUPTD PPA Kota Tasikmalaya Sebut Korban Bullying Alami Depresi, Minta Pindah Sekolah

Sebelumnya, polisi juga telah melakukan pra rekontruksi kejadian dan mengotopsi jenazah Jajang. Tujuannya guna memperjelas konstruksi hukum dan melengkapi alat bukti penyelidikan. Proses otopsi dilakukan di RSUD KHZ Mustofa Kabupaten Tasikmalaya.

“Tim dokter forensik memeriksa sejumlah luka yang diderita korban. Proses otopsi dilakukan untuk melengkapi bukti penyelidikan. Selain itu, kami juga menggelar pra-rekonstruksi di TKP agar kasus ini semakin terang benderang,” ungkap Heru.

Dari hasil visum luar di RSUD KHZ Musthafa, ditemukan sebanyak sembilan luka di bagian kepala korban. Luka tersebut meliputi luka terbuka di dahi atas kanan sepanjang 6 centimeter, dahi tengah sepanjang 2 centimeter, luka di sekitar bibir, hingga kerusakan pada gigi. Selain itu, terdapat sejumlah luka lecet di bagian lutut, pinggang, dan siku korban.

Usai jalannya proses otopsi, jenazah Jajang diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Subseksi Hubungan Masyarakat Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari menjelaskan polisi menerima laporan awal dari seorang warga bernama Olik Suwandi. Saat itu Jajang ditemukan oleh warga dalam posisi telentang bersimbah darah, dan sudah tidak bernyawa.

Jajang mengalami luka parah di bagian kepala yang diduga akibat sabetan senjata tajam serta hantaman benda keras.

“Anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Polsek Tanjungjaya langsung turun ke lapangan saat menerima laporan. Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Triana.

0 Komentar