Perkuat Fondasi Generasi Emas 2045, 212.548 Pelajar Ciamis Jadi Sasaran CKG

Cek kesehatan gratis
Para siswa SMAN 1 Sindangkasih mendapatkan Cek Kesehatan Gratis Sekolah dari Puskesmas Sindangkasih, Kamis (13/8/2026). (Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

“CKG mewujudkan konsep Panca Waluya, karena siswa dapat sehat fisik dan mental melalui deteksi dini penyakit. Siswa yang sehat (cageur) lebih siap menjadi bageur (baik), bener (benar/jujur), pinter (cerdas), dan singer (terampil/cekatan),“ ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis dr Eni Rochaeni mengatakan memasuki tahun ajaran 2026/2027, Dinkes melalui 37 puskesmas dan rumah sakit umum daerah kembali memperluas layanan CKG untuk anak sekolah dan remaja.

“Sasaran untuk CKG anak usia sekolah dan remaja saja totalnya ada 212.548 orang yang sudah kami hitung. Ini mencakup siswa dari SD sampai SMA, termasuk juga anak-anak yang putus sekolah,” katanya.

Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah

Menurutnya, pelaksanaan CKG digencarkan bertepatan dengan tahun ajaran baru untuk memastikan kondisi kesehatan anak dapat diketahui sejak awal.

“CKG ini merupakan bagian dari implementasi transformasi layanan primer nasional yang berfokus pada upaya preventif promotif (pencegahan dan promosi kesehatan),” ujarnya.

Melalui skrining tersebut, kondisi kesehatan anak dan remaja dapat dipetakan. Jika ditemukan persoalan kesehatan, petugas dapat segera memberikan intervensi.

“Tujuannya jelas, kita ingin memelihara yang sehat agar tetap sehat, dan mengelola yang sakit agar kembali sehat. Langkah ini krusial untuk mencegah lahirnya calon-calon stunting baru, masalah remaja KEK, hingga penyakit tidak menular seperti hipertensi di masa depan,” tegasnya.

Eni menambahkan, Ciamis sebelumnya berhasil menempati peringkat ketiga terbaik capaian CKG tingkat Provinsi Jawa Barat setelah melampaui target nasional sebesar 45 persen.

“Pada tahun 2026 ini, dengan dukungan dan kesadaran penuh dari masyarakat, Dinkes Ciamis optimis bisa meraih posisi pertama,“ katanya.

CKG Anak Sekolah merupakan program resmi Kementerian Kesehatan RI untuk mendeteksi dini masalah kesehatan siswa usia 7–17 tahun. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas puskesmas di sekolah, mencakup status gizi, tekanan darah, kesehatan mata dan telinga, gigi, hingga kesehatan mental.

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

“Sedangkan untuk jenis pemeriksaan utama untuk siswa SD (7–12 tahun) mendapatkan pemeriksaan tentang status gizi, tekanan darah, kesehatan mata, telinga, gigi, dan perilaku/aktivitas fisik. Lalu, bagi siswa SMP dan SMA (13–17 tahun) mendapatkan tambahan skrining anemia pada remaja putri, kesehatan reproduksi, serta kesehatan jiwa,“ ujarnya.

0 Komentar