“Hasil CKG ini bisa menjadi motivasi hidup saya dan teman lainnya untuk lebih sehat dan bersih lagi ke depannya. Mulai dijaga keseimbangan dari pola makan, tidur, dan olahraga,“ katanya.
Ia menilai kesehatan memiliki hubungan langsung dengan kemampuan siswa dalam belajar dan mengejar cita-cita. “Kesehatan adalah modal utama untuk meraih cita-cita dan berprestasi,“ ujarnya.
Hal serupa dirasakan Ketua Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Sindangkasih Anisa Febriani. Menurutnya, CKG membantu remaja mengetahui kondisi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, gigi, telinga, berat badan, dan tinggi badan.
Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah
“Jadi adanya CKG selain pengecekan berat badan dan tinggi badan, saya juga bisa konsultasi tentang menstruasi dan apakah kekurangan darah atau tidak. Makanya perlu antisipasi Kurang Energi Kronis (KEK) perlu sejak remaja, sehingga butuh pemantauan kesehatan secara berkala,“ katanya.
“Kemudian juga mendapat saran dari tenaga kesehatan Puskesmas Sindangkasih juga agar menjaga pola hidup sehat dan seimbang,“ ujarnya.
Selain membantu deteksi dini, Anisa menilai layanan tersebut meringankan siswa karena pemeriksaan diberikan secara gratis.
“CKG ini sangat membantu saya untuk mengetahui kondisi kesehatan dan membantu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,“ katanya.
Perwakilan guru SMAN 1 Sindangkasih sebagai Staff Humas Ajis Nurrahmat menjelaskan pihak sekolah mendukung pelaksanaan CKG karena program tersebut tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga tenaga pendidik dan kependidikan.
“CKG Sekolah ini setahun dia kali, diawali para guru dan Tata Usaha pada Februari 2026 ada 80 yang mengikuti skriningnya sekitar 90 persen. Dan selanjutnya 1.427 siswa pada Agustus 2026 ini, mereka pun antusias karena selalu penuh,“ ujarnya.
Menurut Ajis, hasil pemeriksaan dapat menjadi bahan evaluasi bagi warga sekolah untuk mempertahankan atau memperbaiki pola hidup.
Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar
“Kalau saya di cek kesehatan aman-aman saja, jadi paling terus mempertahankan pola hidup sehat. Akan tetapi temannya karena ditemukan kekurangan dalam kesehatan, bisa merubah pola hidup dan peduli terhadap kondisi kesehatan,“ katanya.
Ia juga mengaitkan CKG dengan Panca Waluya, khususnya Cageur sebagai fondasi sebelum membentuk karakter lainnya.
