Perkuat Fondasi Generasi Emas 2045, 212.548 Pelajar Ciamis Jadi Sasaran CKG

Cek kesehatan gratis
Para siswa SMAN 1 Sindangkasih mendapatkan Cek Kesehatan Gratis Sekolah dari Puskesmas Sindangkasih, Kamis (13/8/2026). (Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Kesehatan menjadi modal penting dalam menyiapkan Generasi Emas 2045. Anak-anak tidak cukup hanya memiliki semangat belajar dan kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan kondisi fisik dan mental yang sehat agar mampu tumbuh, berprestasi, dan berdaya saing.

Hal itu sejalan dengan peribahasa Latin, “Mens sana in corpore sano”, yang artinya di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Konsep tersebut juga selaras dengan Panca Waluya Jawa Barat, yakni Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (pintar), dan Singer (terampil).

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Kesehatan dan puskesmas memperkuat upaya promotif dan preventif melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Anak Sekolah. Program tersebut menyasar satuan pendidikan mulai TK, SD, SMP, SMA hingga sederajat.

Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah

Salah satu sekolah yang mengikuti program tersebut yakni SMAN 1 Sindangkasih. Para siswa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Sindangkasih pada Kamis (13/8/2026), setelah sebelumnya guru dan tenaga kependidikan mengikuti pemeriksaan pada Februari 2026.

Ketua Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SMAN 1 Sindangkasih M Athallah Rizki mengatakan sebanyak ribuan siswa antusias mengikuti CKG Sekolah yang dilaksanakan melalui kerja sama sekolah dengan Puskesmas Sindangkasih.

“Kebetulan kegiatan CKG Sekolah untuk siswa ini dilaksanakan setiap tahun sekali dilaksanakan oleh Puskesmas Sindangkasih. Sehingga dinantikan para siswa untuk mengecek kondisi kesehatannya masing-masing,“katanya kepada radar, Kamis (13/8/2026).

Pemeriksaan meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, pemeriksaan ketajaman penglihatan (visus mata), tekanan darah, serta skrining perilaku dan aktivitas fisik. Pemeriksaan tersebut membantu siswa mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini.

“Jadi siswa di sini bisa mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing. Seperti saya juga dicek kesehatan dan ditanya oleh petugas tenaga kesehatan Puskesmas Sindangkasih, seperti apakah punya riwayat penyakit berat apa yang pernah dialami dan berapa lama diderita?, rokok apa tidak?, olahraga seminggu berapa kali?, dan lainnya,“ ujarnya.

Menurut Athallah, hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki pola hidup, terutama dalam menjaga keseimbangan pola makan, tidur, dan aktivitas fisik.

0 Komentar