CIAMIS, RADARTASIK.ID – Upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Ciamis terus diperluas. Pasalnya, angka Rata-rata Lama Sekolah (RLS) masyarakat Ciamis pada 2025 baru mencapai 8,23 tahun.
Kondisi tersebut mendorong perlunya pembukaan akses pendidikan yang lebih luas, termasuk bagi masyarakat yang sebelumnya terkendala biaya dan akses pendidikan formal.
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Ciamis menggandeng Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk membuka akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa, khususnya bagi masyarakat Ciamis.
Baca Juga:Kepala Dinas PMD Baru Dilantik, Bupati Tasikmalaya Minta Pembangunan Desa Berbasis Potensi LokalKonflik Eks HGU Wiria Cakra, SPP Cineam Tasikmalaya Minta Aparat Fokus Usut Dugaan Mafia Tanah
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemuda Muhammadiyah Ciamis dan UMC di PKBM Hikam, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Rabu (12/8/2026).
Penandatanganan kerja sama menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peresmian Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Hikam dan diskusi publik bertajuk “Wajah Pendidikan Ciamis”.
Ketua PDPM Ciamis, Isa Nuralamsyah, mengatakan kerja sama tersebut merupakan langkah konkret untuk memperluas akses pendidikan masyarakat Ciamis.
“Upaya peningkatan pendidikan di Ciamis, kuliahkan 15 orang pertama,” katanya kepada Radar, Kamis (13/8/2026).
Sebagai tahap awal, sebanyak 15 orang akan menjadi penerima manfaat pertama program beasiswa tersebut. Program ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi warga Ciamis untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, meskipun sebelumnya terkendala biaya maupun akses.
“Kerja sama ini juga membuka peluang bagi lulusan pendidikan kesetaraan untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujarnya.
Pemuda Muhammadiyah Ciamis berharap kolaborasi dengan UMC tidak berhenti pada pemberian beasiswa bagi 15 penerima awal. “Kerja sama tersebut diharapkan berkembang menjadi skema kolaborasi berkelanjutan yang mampu memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi lebih banyak warga Ciamis,” katanya.
Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar
Dekan Fakultas Agama Islam UMC, Aip Syarifudin, menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menegaskan UMC terbuka bagi masyarakat, termasuk lulusan Paket C yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Kami terbuka tangan atas kerja sama ini. Alumni Paket C bisa kuliah di UMC,” ujarnya.
Peluang tersebut dinilai penting dalam penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS). Pendidikan kesetaraan melalui Paket C dapat menjadi jalur bagi warga yang tidak lagi menempuh pendidikan formal untuk menyelesaikan pendidikan sekaligus memperoleh kesempatan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.
