RADARTASIK.ID – Persiapan AC Milan menyambut musim baru mulai memunculkan tanda tanya serius, terutama di sektor pertahanan.
Dalam tiga pertandingan uji coba terakhir, Rossoneri sudah kebobolan enam gol. Angka tersebut menunjukkan bahwa lini belakang Milan masih jauh dari kata solid, terutama dengan kompetisi resmi yang tinggal hitungan pekan.
Sebelumnya, pertahanan justru menjadi salah satu kekuatan Milan.
Di bawah arahan Massimiliano Allegri musim lalu, lini belakang Rossoneri mampu menunjukkan konsistensi dan organisasi permainan yang cukup baik sepanjang sebagian besar musim.
Baca Juga:Inter Kalahkan Leverkusen untuk Rekrut Moussa Diaby: Ajukan Tawaran Baru Sebesar Rp500 MiliarReal Madrid Bersedia Pinjamkan Endrick ke AS Roma: Peminjaman Tanpa Opsi Beli Jadi Kendala
Hanya pada periode akhir ketika performa tim secara keseluruhan mengalami penurunan, pertahanan Milan ikut kehilangan stabilitas.
Karena itu, penampilan pada rangkaian pramusim kali ini menimbulkan pertanyaan.
Apakah persoalannya hanya karena pemain masih berada dalam tahap adaptasi, atau justru sistem permainan baru Ruben Amorim membutuhkan perubahan besar di sektor pertahanan?
Data sementara menunjukkan masalah yang cukup jelas.
Jika pertandingan melawan Milan Futuro di Milanello tidak dimasukkan dalam perhitungan karena berakhir tanpa kebobolan, Milan kemudian kemasukan enam gol dalam tiga pertandingan berikutnya.
Rossoneri masing-masing menghadapi Celtic, Inter Milan dan Chelsea. Dalam tiga pertandingan tersebut, Milan rata-rata kebobolan dua gol per laga.
Yang lebih mengkhawatirkan, angka tersebut sebenarnya bisa lebih buruk jika bukan karena sejumlah penyelamatan penting Lorenzo Torriani.
Kiper muda Milan itu tampil gemilang dalam beberapa kesempatan, termasuk ketika menghadapi Inter dalam Derby dan saat melawan Chelsea.
Tanpa aksi penyelamatan Torriani, jumlah gol yang bersarang di gawang Rossoneri berpotensi lebih banyak.
Baca Juga:Manchester City Bidik Enzo Fernandez untuk Gantikan Rodri, PSG Incar Bintang Ajax Jurnalis Argentina: AC Milan Layangkan Tawaran Perdana untuk Leandro Paredes
Memang, pertandingan pramusim tidak bisa sepenuhnya dijadikan ukuran performa sebuah tim.
Pelatih biasanya melakukan eksperimen, memberikan kesempatan kepada pemain muda, serta mengubah komposisi tim dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Namun, ada satu statistik yang patut menjadi perhatian.
Dalam tiga pertandingan tersebut, Milan selalu lebih dulu berada dalam posisi tertinggal.
Untuk ukuran pertandingan bulan Agustus, situasi itu mungkin masih bisa dimaklumi. Tetapi, pertanyaannya adalah apakah Milan akan mampu menghadapi kondisi serupa ketika kompetisi resmi dimulai?
