Paolo Maldini Ungkap Alasan Tinggalkan Timnas Italia

Paolo Maldini
Paolo Maldini  Foto: Tangkapan layar Instagram@paolomaldini 
0 Komentar

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama bukanlah soal durasi kontrak maupun kompensasi finansial, melainkan mengenai kewenangan dan arah proyek.

Maldini merasa tidak mungkin menerima tanggung jawab sebagai direktur teknik jika kewenangan untuk mengambil keputusan penting justru dikurangi dari kesepakatan awal.

Salah satu bagian paling menarik dari pengakuan Maldini adalah kisah pendekatannya terhadap Pep Guardiola.

Baca Juga:Inter Kalahkan Leverkusen untuk Rekrut Moussa Diaby: Ajukan Tawaran Baru Sebesar Rp500 MiliarReal Madrid Bersedia Pinjamkan Endrick ke AS Roma: Peminjaman Tanpa Opsi Beli Jadi Kendala

Mantan pelatih Manchester City tersebut ternyata sempat menjadi salah satu kandidat serius dalam proyek Maldini untuk Timnas Italia.

Maldini menilai Guardiola merupakan sosok yang paling sesuai dengan filosofi permainan teknis dan ofensif yang ingin ia bangun.

Menurut Maldini, Guardiola juga pernah menyampaikan melalui sejumlah kenalan bahwa dirinya tertarik mencoba pengalaman melatih tim nasional.

Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan Maldini.

“Kami pergi menemuinya di Barcelona. Kami makan siang bersama dan berbicara sepanjang hari. Dia sangat tertarik. Dia sangat dekat untuk menerima tawaran tersebut,” ungkap Maldini.

Bahkan, Guardiola disebut begitu serius mempertimbangkan kemungkinan melatih Italia hingga sempat membuat coretan susunan pemain di atas kertas.

Cerita tersebut memperlihatkan bahwa pendekatan Maldini bukan sekadar wacana. Ia benar-benar mencoba membangun proyek besar untuk mengembalikan Italia ke level tertinggi sepak bola internasional.

Pada akhirnya kesepakatan akhirnya tidak terjadi dan menurut Maldini, kegagalan mendatangkan Guardiola bukan karena persoalan gaji.

Baca Juga:Manchester City Bidik Enzo Fernandez untuk Gantikan Rodri, PSG Incar Bintang Ajax Jurnalis Argentina: AC Milan Layangkan Tawaran Perdana untuk Leandro Paredes

Sebelumnya, sempat muncul spekulasi bahwa pelatih asal Spanyol tersebut akan meminta bayaran sangat tinggi jika menerima tawaran melatih Timnas Italia.

Maldini lalu membantah bahwa persoalan tersebut menjadi penghalang utama.

Tidak ada permintaan gaji €20 juta atau sekitar Rp400 miliar per tahun yang menjadi alasan Guardiola menolak.

Menurut Maldini, Guardiola justru lebih banyak mempertimbangkan faktor pribadi dan kondisi mental setelah menjalani sekitar satu dekade bekerja di Inggris.

Setelah bertahun-tahun menangani Manchester City dan sebelumnya menjalani karier panjang di level klub, Guardiola disebut merasa lelah dengan rutinitas sepak bola Premier League.

Karena itu, meskipun tertarik dengan proyek Italia, Guardiola pada akhirnya belum siap mengambil tantangan baru sebagai pelatih tim nasional.

0 Komentar