TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – SMKN Bantarkalong kembali mengaktifkan ekstrakurikuler teater yang sempat vakum selama beberapa tahun. Kebangkitan organisasi tersebut diawali melalui kegiatan Bimbingan Studi Ekstrakurikuler Teater (BSET) sebagai agenda tahunan sekaligus proses perekrutan anggota baru pada awal Tahun Ajaran 2026/2027.
Pembina Teater SMKN Bantarkalong, Feby Surya Abdul Bashit, S.Pd., mengatakan BSET menjadi langkah awal membangun kembali organisasi teater sekolah yang pertama kali berdiri pada 2015.
“Selain menjadi masa orientasi bagi anggota baru, BSET juga menjadi wadah pembentukan kepengurusan dan penguatan kompetensi dasar sebelum para siswa terlibat dalam berbagai pementasan,” ujarnya kepada Radar, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar
Menurut Feby, kebangkitan ekstrakurikuler teater bukan hanya untuk mengembangkan seni pertunjukan, tetapi juga memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Ia menjelaskan, kegiatan teater merupakan implementasi nyata literasi karena mencakup proses membaca, memahami naskah, menulis, berdiskusi, berlatih berbicara, hingga mengekspresikan gagasan di atas panggung.
Ekstrakurikuler tersebut juga menjadi bagian dari pengaplikasian kegiatan literasi yang selama ini dijalankannya sekaligus tindak lanjut Program Gerakan Literasi Nasional (GLN) Talenta 2026.
“Jadi fokusnya bukan hanya seni peran, tetapi juga membangun kemampuan literasi peserta didik secara menyeluruh,” katanya.
Pada proses perekrutan tahun ajaran baru, sebanyak 30 siswa mendaftarkan diri sebagai calon anggota teater. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk membentuk kelompok produksi sekaligus mendukung pelaksanaan pementasan secara optimal.
Melalui BSET, para peserta dibekali pemahaman mengenai organisasi teater, teknik dasar pemeranan, kerja sama tim, hingga penyusunan struktur kepengurusan sebagai bekal menjadi anggota teater, baik dari sisi organisasi maupun praktik berkesenian.
Secara historis, Teater Bakal SMKN Bantarkalong pernah mencatatkan prestasi dan pengalaman di bidang seni pertunjukan. Pada 2016, kelompok tersebut mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N/FGBSN) di Rumentang Siang dengan membawakan naskah Kalangsu. Setahun kemudian, para anggotanya menampilkan drama kabaret di Gedung Dakwah Islam (GDI) Kecamatan Bantarkalong.
Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya
“Setelah beberapa tahun tidak aktif, kini kegiatan tersebut kembali dihadirkan sebagai wadah pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang seni dan literasi,” bebernya.
