30 ASN Lulus PKA, Disiapkan Jadi Pemimpin Perubahan di Lingkungan Pemkab Ciamis

Pemkab ciamis
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator angkatan I, Kamis (6/8/2026). (Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya)
0 Komentar

CIAMIS, RADARTASIK.ID – Sebanyak 30 aparatur sipil negara (ASN) peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis Tahun 2026 dinyatakan lulus dan berhak memperoleh Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP).

Kelulusan tersebut diumumkan pada penutupan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Kamis (6/8/2026).

Pelatihan berlangsung sejak 25 Maret hingga 6 Agustus 2026 dengan metode blended learning dan berada di bawah penjaminan mutu BPSDM Provinsi Jawa Barat. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti pembelajaran di kelas, studi lapangan, hingga penyusunan dan implementasi proyek aksi perubahan.

Baca Juga:Kades Tanjungbarang Cikatomas Tasikmalaya Dorong Solusi Terbaik Soal Portal, Dampaknya Harus DiperhitungkanPasundan Muaythai Academy Tasikmalaya Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Jelang Porprov Jabar

Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargi SSTP MSi, mengatakan penyelenggaraan PKA tahun ini menjadi yang pertama dilaksanakan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Tentunya PKA ini baru pertama kali dilakukan secara mandiri. Sebab, dahulu pernah mekanisme fasilitasi, artinya BKPSDM Jawa Barat yang mengatur semuanya,” katanya kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

“Tetapi kali ini untuk pelaksanaan secara mandiri, mulai perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga evaluasi. Tentunya ada penjaminan mutu dari BKPSDM Jawa Barat akan tetapi secara administratif melaksanakan secara mandiri,” katanya.

Menurut Ai Rusli, pola penyelenggaraan mandiri membuat pelaksanaan pelatihan lebih efektif sekaligus efisien dari sisi anggaran. Sistem blended learning yang menggabungkan pembelajaran di kelas dan daring juga membantu menekan biaya operasional.

“Ketika penyelenggaraan mandiri untuk honorer panitia dan segala macamnya tidak perlu, karena sudah mendapatkan tunjang dan lainnya. Sehingga efisiensi secara operasional kita peroleh dari segi anggaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan PKA mengangkat empat tema strategis, yakni ketahanan pangan, kesehatan berkualitas, investasi dan perdagangan global, serta pendidikan bermutu. Seluruh tema tersebut diarahkan untuk mendukung pencapaian program prioritas Pemerintah Kabupaten Ciamis.

“Bahkan berdasarkan hasil evaluasi akhir, yang terdiri dari evaluasi akademik, evaluasi pembelajaran studi lapangan, evaluasi perencanaan aksi perubahan, evaluasi sikap dan perilaku, serta evaluasi implementasi aksi perubahan dapat berjalan maksimal,” katanya.

Baca Juga:Deru Mesin Merawat Silaturahmi, Hamida Motor Community Indonesia Persiapkan Touring ke LampungLangkah Berani Asep Muslim: Tolak Baju Adat Baru, Dorong Efisiensi Anggaran DPRD Tasikmalaya

Penilaian peserta dilakukan secara komprehensif oleh pengampu materi, coach, mentor, penyelenggara, penguji dari BPSDM Provinsi Jawa Barat sebanyak dua orang, seorang penguji dari LAN RI, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis.

0 Komentar